Kajian Pengembangan Blok Masela Rampung Tahun Ini

Menteri ESDM lapor ke MKD
Sumber :
  • VIVA.co.id/Ikhwan Yanuar

VIVA.co.id - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said, belum juga memutuskan opsi rencana pengembangan lapangan (PoD) Blok Masela. Sudirman masih menunggu laporan kajian dari konsultan terkait kajian Blok Masela.

"Kami menunggu laporan konsultan internasional," kata dia dalam konferensi pers di Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jakarta, Selasa 22 Desember 2015.

Prioritas Kebijakan Menteri ESDM Baru Arcandra Tahar

Sudirman berjanji Blok Masela akan rampung sebelum akhir tahun.

"Saya janji sebelum akhir tahun (selesai). Ini tanggal berapa? Tanggal 22 (Desember), ya? Masih ada waktu 8x24 jam lagi," kata dia.

Sudirman berjanji akan langsung mengkaji laporan konsultan tentang pengembangan blok ini. Nantinya, mereka akan membahasnya dengan pihak-pihak terkait, seperti Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Kementerian ESDM.

Pertamina Bakal Ngebor Migas di Laut China Selatan

"Begitu dapat, kami akan melihat, mempelajari, dan mendiskusikannya," kata eks direktur utama PT Pindad itu.

Seperti yang diketahui, pihak kementerian menggunakan jasa konsultan Potten and Partner untuk mengkaji pengembangan Blok Masela.

Seperti diketahui, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) telah mengajukan rekomendasi revisi PoD I Lapangan Abadi, Blok Masela kepada Menteri ESDM, sebagai tindak lanjut permohonan Inpex Masela Limited, pada 12 September 2014.

PoD tersebut mengusulkan perubahan skenario kapasitas fasilitas produksi Floating LNG (FLNG) dari 2,5 juta metrik ton per tahun (MTPA) menjadi 7,5 MTPA. Usulan ini diajukan Inpex karena setelah dilakukan pengeboran pada tahun 2013-2014, cadangannya diidentifikasi jauh lebih besar yaitu 10,37 triliun kaki kubik (TCF).

Menteri Desa Targetkan Pelaksanaan 'Desa Terang' Tahun Ini
Penandatangan kerja sama Pertamina dan NIOC

Pertamina Akan Kembangkan Ladang Minyak Raksasa Iran

Cadangan minyak diperkirakan lebih dari lima miliar barel minyak.

img_title
VIVA.co.id
8 Agustus 2016