Dituduh Selewengkan Duit Pajak, Gubernur Tokyo Pilih Mundur

Gubernur Tokyo, Yoichi Masuzoe.
Sumber :
  • Reuters/Yuya Shino

VIVA.co.id – Gubernur Tokyo, Yoichi Masuzoe, berencana untuk mengajukan pengunduran dirinya pada Rabu pagi waktu setempat. Kantor berita NHK melaporkan, keputusan ini dilakukan setelah mencuatnya dugaan penggunaan uang pajak dengan tidak semestinya, antara lain untuk liburan keluarga,

Tarif PPN Bakal Naik, Kemenkeu: Untuk Pajak yang Lebih Adil dan Sehat

Dilansir dari Reuters, Rabu 15 Juni 2016, Masuzoe yang kini berusia 67 tahun memenangkan pemilu pada 2014 dengan dukungan langsung oleh koalisi Perdana Menteri Shinzo Abe. 

Tekanan untuk melakukan pengunduran diri semakin kuat oleh warga yang memilihnya, ketika dia terus menolak untuk menjelaskan untuk apa saja uang pajak tersebut. Salah satunya diduga untuk membeli buku- buku komik anaknya. 

Megawati Cerita Penerimaan Pajak di Eranya Selalu Surplus

"Sudah sewajarnya bahwa ia berhenti," kata Tomoko Oyama, seorang anggota majelis dari Partai Komunis yang merupakan salah satu lawan yang paling vokal Masuzoe.

Mazuzoe menjadi gubernur kedua yang berhenti sejak Tokyo memenangkan hal untuk menyelenggarakan Olipiade Musim Panas 2020. Gubernur sebelumnya, Naoki Inose  mengundurkan diri karena skandal pendanaan, hanya beberapa bulan setelah ibukota itu terpilih menjadi tuan rumah perhelatan olahraga tersebut. 

Intip Data Nasabah Masih 2018, Perbankan Bisa Berbenah Dulu

(ren)

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

Soal RUU KUP, Sri Mulyani Beberkan Urgensi Reformasi Perpajakan

RUU KUP perlu dilakukan sebagai bagian dari reformasi perpajakan yang diperlukan untuk ciptakan pajak yang adil dan efisien.

img_title
VIVA.co.id
28 Juni 2021