Driver GrabBike Pembunuh SPG Ternyata Sudah Saling Kenal

Ilustrasi penusukan.
Sumber :
  • www.freevector.com

VIVA.co.id – PS alias Peri, sopir ojek online GrabBike yang membunuh sales promotion girl  produk kecantikan bernama, Dini Oktaviani, ternyata sudah saling kenal satu sama lain. Keduanya sudah saling kenal sejak tahun 2010 lalu.

Kata-kata Terakhir Korban Alek Sebelum Tewas Dibunuh Secara Sadis

Dulunya, pelaku dan korban sempat tinggal berdekatan di Jalan Kebon Jeruk, Taman Sari, Jakarta Barat. Pelaku sejak dulu memang sudah jadi langganan korban sebagai seorang tukang ojek konvensional. Selain sering mengantarnya, terkadang Dini meminta pelaku mengantarkan barang-barang miliknya.

"Karena dulu korban kontrak dekat rumah pelaku," ucap Kepala Sub Direktorat Kendaraan Bermotor Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi Antonius Agus di Markas Polda Metro Jaya, Jumat 22 September 2017.

Polisi Ungkap Motif Pelaku Pembunuhan Kakek di Garut

Namun, hubungan mereka berakhir karena korban pindah ke Apartemen Laguna, Jakarta Utara. Tapi, kira-kira pertengahan tahun 2016 lalu, korban kembali menghubungi pelaku karena butuh pertolongan. "Kemudian hilang kontak, dan baru akhir-akhir ini mengontak pelaku yang kemudian tahu tempat tinggal korban," kata Agus menambahkan.

Sejak kembali berhubungan di pertengahan tahun 2016, Peri mengaku baru dua kali bertemu dengan korban. Pertama saat pertengahan tahun 2016, kedua pada saat kejadian pembunuhan terhadap korban beberapa waktu lalu.

Sebelum Diciduk, Pelaku Pembunuh Kakek di Garut Sempat Kabur ke Bandung dan Bekasi

Pada pertemuan kedua itulah lantas Peri menghabisi nyawa Dini dengan alasan terlilit utang. Peri yang melihat banyak barang berharga di tempat tinggal Dini lantas menggasak barang berharga usai membunuhnya.

"Karena sudah dekat dari 2010, ngobrol di apartemen sudah biasa. Dibuatin minum, ngobrol, baru setelah itu dilakukan (membunuh)," ucapnya.

Sadis! Ibu Rumah Tangga di Garut Tewas Dibunuh, Anak Korban Luka Berat dan Motornya Dicuri

Korban bernama Neneng (53), tewas dibunuh dengan luka parah di kepala. Sementara, sang anak mengalami luka serius dan mesti dapat perawatan medis.

img_title
VIVA.co.id
10 Mei 2024