Tifatul Soal "Satu PKS Dicopot Semua Mundur"

Tifatul Sembiring berkampanye di Padang
Sumber :
  • Antara/ Maril Gafur

VIVAnews - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) kehilangan jatah satu kursi menteri dalam Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II. Menteri Negara Riset dan Teknologi Suharna Surapranata diganti Gusti Muhammad Hatta. Kini, tinggal tiga menteri PKS yang tersisa. Mereka adalah Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring, Menteri Pertanian Suswono, dan Menteri Sosial Salim Segaf al Jufri. 

Drama 4 Gol Lawan Madura United, Dewa United Jaga Asa Tembus Championship Series

Luas diberitakan, PKS tak terima. Menurut mereka, Presiden SBY melanggar kontrak yang telah disepakati: bahwa PKS berhak atas jatah empat kursi menteri di kabinet. Sebelumnya, bahkan terdengar kabar bahwa muncul usulan di rapat petinggi PKS, jika satu menteri mereka dicopot, yang lain akan ditarik mundur semua.

Bagaimana kenyataannya sekarang?

Nasib 5 Polisi yang Ditangkap Terkait Narkoba di Depok

Mantan Presiden PKS Tifatul Sembiring mengatakan, meski belum mengeluarkan pernyataan resmi mengomentari perombakan kabinet, PKS meminta tiga menteri yang duduk di kabinet sekarang tetap bekerja.

"Perintah atau arahan dari Ketua Majelis Syuro adalah seluruh menteri yang masih ada, tiga dari PKS itu, tetap bekerja optimal untuk kepentingan Bangsa," kata Tifatul di Istana Negara, Rabu 19 Oktober 2011.

Dia menambahkan, partainya menghormati keputusan SBY untuk me-reshuffle kabinet. "Nanti, hal-hal yang terkait dengan keputusan-keputusan strategis berikutnya akan dibahas di sidang Majelis Syuro yang akan datang," kata dia.

Ditanya soal ancaman akan menarik seluruh menteri PKS jika ada satu yang dicopot dari kabinet, Tifatul berkata, "Officialy, PKS tidak pernah bicara seperti itu, walaupun dalam Rapimnas kemarin ada daerah yang mengusulkannya."

Saat ditanya, apakah PKS puas dengan hasil reshuffle, dia memilih jawaban diplomatis. "Puas atau tidak puas itu relatif," kata dia.

Direkomendasikan oleh IDI, Apa Sih Physical Sunscreen Itu?

Selama proses reshuffle berlangsung, PKS adalah partai yang paling menunjukkan ada gejolak politik. Sebelumnya, Wakil Sekjen PKS Mahfudz Siddiq mengatakan meski rencana pengurangan jatah menteri PKS sudah disampaikan kepada Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq hari Minggu lalu, 16 Oktober 2011, pemberitahuan semacam itu tidak mencukupi.

“Awalnya, kami kira itu komunikasi awal dan akan ada komunikasi politik lanjutan antara SBY dan Ketua Majelis Syuro. Namun ternyata tidak. Ini jadi catatan penting bagi Majelis Syuro PKS,” kata Mahfudz, Rabu 19 Oktober 2011. (kd)

Simulasi Makan Siang di Tangerang, Menko Airlangga Hartarto

Program Makan Siang Gratis Prabowo-Gibran Butuh 6,7 Juta Ton Beras per Tahun

Program makan siang gratis yang diusung oleh Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka diperkirakan membutuhkan 6,7 juta ton beras per tahunnya.

img_title
VIVA.co.id
25 April 2024