Press Gathering Tingkatkan Keakraban DPR dengan Wartawan

Press Gathering Wartawan Koordinatoriat DPR RI
Sumber :

VIVA.co.id – Wakil Ketua DPR RI Agus Hermanto mengatakan, Press Gathering Wartawan Koordinatoriat DPR RI merupakan acara yang menarik, karena bisa meningkatkan keakraban antara DPR dengan wartawan. Sehingga silaturahim antar keduanya memang perlu dilakukan.

Tantangan Berat, Setjen dan BK DPR Dorong Pemuda Optimis Bangun NKRI

“Acara Press Gathering ini sangat menarik, karena semakin ada keakraban diantara pers dan DPR. Paling tidak Pimpinan DPR dan AKD makin akrab lagi dengan wartawan,” kata Agus, saat memberi sambutan pada acara Press Gathering Wartawan Koordinatoriat DPR RI, di Hotel Ramada Bintang, Kuta, Bali, Jumat 7 Oktober 2016.

Acara yang mengambil tema ‘Melindungi Bali, Sebagai Destinasi Wisata Berkearifan Lokal’ ini dibuka oleh Ketua DPR RI Ade Komarudin, dan dihadiri oleh Wakil Ketua Komisi X DPR Sutan Adil Hendra, Wakil Ketua Komisi VII DPR Fadel Muhammad, Asisten Gubernur II Provinsi Bali, I Ketut Wija, pejabat di lingkungan DPR, dan lebih dari 100 wartawan.

DPR Minta Insiden Pembakaran Polsek Bendahara Tidak Terjadi Lagi

Agus berharap, berita tentang DPR semakin positif dan bagus. “Namun, sekali-sekali negatif tidak apa-apa, asal saja (DPR) jangan di-bully saja. Saya yakin teman-teman (wartawan ) tidak ada yang bully saya,” kata politisi F-PD itu, yang disambut tawa seluruh wartawan yang hadir.

Politisi asal dapil Jawa Tengah itu kembali menekankan pentingnya press gathering ini. “Jadi memang saya sangat suka dengan acara ini. Paling tidak komunikasi saya dengan teman-teman wartawan itu sangat perlu. Sekali lagi sangat perlu,” ujar Pimpinan DPR Korinbang ini.

Bamsoet: Anggaran Pendidikan APBN 2019 Harus Bawa Kemajuan

Hal senada diungkapkan Wakil Ketua Komisi X DPR Sutan Adil Hendra. Politisi F-Gerindra menekankan, dengan adanya acara press gathering, ia mengaku mendapat banyak masukan dari wartawan, dan juga dari pemerintah daerah. Terutama hal-hal terkait bidang komisi yang dipimpinnya.

“Banyak sekali input yang kita dapat di daerah. Misalnya tema kali ini terkait pariwisata kearifan lokal. Kita ketahui, salah satu kunci keberhasilan pariwisata Bali adalah menjaga kearifan lokal,” kata Sutan.

Menurutnya, Bali mempunyai daya tarik budaya dan adat istiadat, yang menarik bagi wisatawan, bukan hanya wisatawan domestik, tapi juga mancanegara. Ia berharap, destinasi pariwisata lainpun dapat menjaga kearifan lokalnya. Misalnya Danau Toba, Tanjung Lesung, Wakatobi, Bangka Belitung, dan lain sebagainya.

“Namun, persoalannya yang harus dievaluasi adalah minimnya infrastruktur. Akses sangat memprihatinkan,” kata politisi asal dapil Jambi itu.

Dalam kesempatan yang sama, Asisten Gubernur II Provinsi Bali, I Ketut Wija mengatakan, pihaknya merasa senang dengan press gathering DPR ini. Menurutnya, hal ini merupakan momen untuk menyampaikan berbagai potensi Bali.
“Saya sangat senang dengan kegiatan DPR ini, apalagi yang diajak adalah para wartawan dari berbagai media, sehingga ini kan corong atau speaker kami untuk menyampaikan informasi Bali,” jelas Ketut.

Pejabat Pemprov Bali yang juga baru dilantik menjadi Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Bali itu menekankan, wisatawan domestik itu juga sangat besar manfaatnya untuk pertumbuhan ekonomi Bali.

“Jadi kalau ada wartawan datang ke Bali, semua orang dari Sabang sampai Merauke membaca berita tentang pariwisata Bali, tentu juga dari sekian persen pasti ada yang ingin datang ke Bali,” kata Ketut, sembari merekomendasikan untuk mengunjungi daerah lain di Bali.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal DPR RI, Winantuningtyas Titi Swasanany melaporkan, press gathering kali ini merupakan acara yang ke-19 kalinya sejak tahun 2009. Sebelum tahun 2015, press gathering hanya digelar sebanyak 2 kali dalam setahun. Namun setelah itu menjadi 4 kali dalam setahun.

“Sejak 2015, dalam acara juga ada dialog yang diisi oleh kalangan DPR dan pejabat setempat. Selain silaturahim juga ada penambahan wawasan tentang perkembangan pembangunan di daerah, dan mempromosikan wilayah yang menjadi tuan rumah,” kata Win, panggilan akrab Winatuningyas. (www.dpr.go.id)

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya