TUTUP
TUTUP
VIVABOLA

Duel 2 Raksasa Italia di Pentas Coppa Italia

Derby d'Italia akan tersaji di babak 4 besar Coppa Italia.
Duel 2 Raksasa Italia di Pentas Coppa Italia
Pertandingan Juventus vs Inter Milan di ajang Serie A (REUTERS/Stefano Rellandini)
VIVA.co.id - Dua raksasa Italia, Juventus dan Inter Milan, akan saling jegal di babak semifinal Coppa Italia. Perjumpaan dua klub elite Italia ini senantiasa menyajikan pertempuran sengit di atas lapangan.

Sejarah persaingan Juventus dan Inter Milan dimulai pada tanggal 14 November 1909. Di ajang Serie A, kedua tim sudah melewati 192 pertemuan sepanjang sejarah.

Juventus masih jauh lebih dominan daripada Inter, dengan raihan 78 kemenangan. Sedang Inter, hanya mampu mengantongi 45 kemenangan, sementara 42 laga lainnya berakhir imbang.

Di ajang Coppa Italia, pertemuan kedua tim ini sudah tersaji sejak 80 tahun silam, tepatnya di tahun 1936. 29 laga telah dilewati kedua tim. Hasilnya, Juventus juga masih tetap dominan di ajang ini. I Bianconerri berhasil meraih 13 kemenangan, sementara Inter hanya memetik 9 kemenangan.

Sepanjang sejarah, kedua tim sudah bertemu dalam 226 pertandingan resmi. Dominasi Juventus dengan 101 kemenangan, berbanding dengan 69 kemenangan yang diraih I Nerazzurri. Sementara, 56 laga lainnya berakhir imbang.

Head to Head

Awal musim ini, Juventus memang sempat mengalami inkonsistensi permainan. Pasukan Massimiliano Allegri yang musim llau tampil trengginas, justru melempem di awal musim.

Dalam 5 laga awal di ajang Serie A, Juventus mengalami 2 kekalahan beruntun dari Udinese dan AS Roma. Selain itu, Juve hanya mampu meraih 2 hasil imbang dan hanya 1 kali menang.

Namun, dengan kualitas pemain yang dimiliki, didukung mental juara, Juventus perlahan mulai kembali pada performa terbaiknya. Saat ini, Gianluigi Buffon cs sudah bercokol di posisi kedua klasemen sementara dengan poin 45. Jumlah tersebut hanya terpaut 2 poin dengan Napoli di puncak klasemen.

Dalam 5 laga terakhir, Zebra Turin mampu berlari kencang, menyapu bersih semua laga dengan kemenangan.

Pun dengan Inter. Pasukan Roberto Mancini juga tampil cukup meyakinkan di musim ini. Hanya saja masalah inkonsistensi permaian, kerap membuang peluang menang armada La Beneamata.

Sempat beberapa pekan berada di puncak klasemen, posisi Inter di klasemen Serie A saat ini, justru harus melorot ke urutan 4. Dalam 5 laga terakhir, Inter menelan 2 kekalahan, 1 hasil imbang, dan 2 kemenangan.

Meski demikian, Inter tak bisa dianggap remeh. Jika dilihat dari kualitas pemain, Inter juga punya skuat yang cukup merata kekuatannya, dan dihuni oleh deretan bintang Eropa.

Di pertemuan pertama di ajang Serie A, Juventus dan Inter sama-sama belum bisa mengalahkan. Laga terakhir bulan Oktober 2015 lalu, skor imbang tanpa gol harus rela diterima kedua tim.

Di ajang Coppa Italia, Juventus harus melewati laga berat kontra Lazio, 21 Januari 2016. Gol tunggal Stephan Lichtsteiner akhirnya memastikan tiket Juventus untuk melangkah ke 4 besar.

Sama hal dengan Inter. Inter juga dengan susah payah harus menjinakkan permainan agresif Napoli, yang kini tengah on-fire. Gol Stevan Jovetic dan Adem Ljajic, mengantar Inter melenggang ke semifinal.

Allegri Tak Sesumbar, Mancini Siapkan Taktik Khusus

Meski belum terkalahkan dalam 5 laga terakhir, Allegri tak lantas sesumbar. Eks pelatih AC Milan ini tahu betul kualitas calon lawannya tersebut. Apalagi, di laga sebelumnya di ajang Serie A, Juventus kesulitan untuk membobol gawang Samir Handanovic.

"Kami harus tetap menjaga kaki di tanah (menjaga kondisi) dan menyadari kami belum meraih apa pun. Akan menjadi semifinal yang Indah, Anda harus menghadapi klub besar untuk mencapai akhir," ujar Allegri kepada Rai Sport.

Seperti halnya Allegri, Roberto Mancini juga tahu betul siapa lawan yang akan dihadapi. Performa impresif Juventus membuat Mancini harus putar otak agar bisa membendung permainan agresif Mario Mandzukic cs.

Dilansir Football Italia, Mancini mengatakan akan membuat beberapa rotasi, untuk menyiasati kondisi para pemainnya yang harus berhadapan dengan jadwal padat.

"Kami pasti akan membuat beberapa perubahan, karena kami bermain setiap tiga hari saat ini. Anda mengharapkan menghadapi tim kuat saat mencapai semi final. Pertandingan dimainkan lebih dari 180 menit. Sehingga, kami perlu melakukan dengan baik untuk hasil yang baik di leg pertama." jelas Mancini.

"Juventus telah mendapatkan kembali begitu banyak poin dalam beberapa pekan terakhir. Mereja pasti dalam bentuk (permainan) yang hebat. Kami harus bekerja jeras dan berjuang. Soal sistem (permainan), kita lihat besok.

Juventus akan lebih dulu bertindak sebagai tuan rumah, saat melakoni laga leg pertama kontra Inter di Juventus Stadium, 27 Januari 2016 dini hari WIB.
KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TUTUP