TUTUP
TUTUP
VIVABOLA

Pasang Surut Karier John Terry di Chelsea

Dari gelar ganda bersejarah hingga penalti kepleset di final.
Pasang Surut Karier John Terry di Chelsea
Kapten Chelsea, John Terry. (REUTERS)

VIVA.co.id - John Terry sudah memutuskan akan meninggalkan Chelsea di akhir musim ini. Berbagai rekor dan gelar telah dirih pemain 35 tahun ini selama 17 setengah tahun berkarir di Stamford Bridge.

Berbagai gelar bergengsi telah diraih kapten Chelsea ini. Di antaranya, 4 Premier League, 5 Piala FA, 3 Piala Liga, serta masing-masing satu gelar Liga Champions dan Liga Europa.

Meski demikian, tidak selamanya karier Terry berjalan mulus. Berikut ini pasang surut karier Terry selama berkarier di Chelsea, seperti dilansir Soccerway, Senin 1 Februari 2016:

Momen Terbaik
Kubur Barcelona

Terry masuk sebagai bek terbaik Eropa di tahun 2005. Di musim itu, Terry memang telah menjelma menjadi bek papan atas Eropa. Tak hanya itu, dia juga menjadi sosok pemimpin dan kerap mencetak gol penentu.

Salah satu aksi Terry yang paling dikenang adalah kala dia mencetak gol yang mengubur harapan Barcelona di babak 16 Liga Champions 2015. Terry membawa Chelsea menang 4-2 dan unggul agregat gol di markas lawan.

Gelar Ganda
Usai ditinggalkan Jose Mourinho (2006), Terry mampu memimpin Chelsea kembali bersinar di era kepelatihan Carlo Ancelotti di musim 2010. Kala itu, The Blues meraih gelar ganda, Premier League dan Piala FA.

Ini merupakan prestasi tersendiri dan masuk dalam sejarah sepakbola di Inggris. Mengingat hanya ada tujuh klub yang sukses mengawinkan dua gelar bergengsi ini sepanjang sejarah sepakbola Inggris.

Bersinar Bareng Mourinho
Sempat meredup di musim 2013, Terry kembali bangkit saat Chelsea diasuh Jose Mourinho mulai awal musim 2014. Dia menjadi pemain kunci saat The Blues sukses juara Premier League 2015.

Dia pemain kedua di sepanjang sejarah Premier League yang tampil di tiap laga dan menjadi juara di musim 2015. Tak hanya itu, dia juga membantu Chelsea meraih 17 cleansheet dan mencetak lima gol.

Pelatih Chelsea, Jose Mourinho dan John Terry

 

Selanjutnya: dari penalti kepleset hingga akhir kelabu di timnas

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP