TUTUP
TUTUP
VIVABOLA

3 Transfer Kontroversial yang Menyakitkan Hati Fans

Baggio bahkan menolak memenangkan Juventus saat lawan klub lamanya.
3 Transfer Kontroversial yang Menyakitkan Hati Fans
Legenda Italia Roberto Baggio (pinterest.com)

Luis Figo, Barcelona ke Real Madrid, 2000

Mantan Bintang Portugal Luis Figo, semakin membuat panas hubungan dua klub raksasa Spanyol, saat memutuskan pindah dari Barcelona ke Real Madrid. Kepindahannya berawal dari janji kontroversial Florentino Perez, jelang pemilihan presiden Real Madrid.

Dia berjanji akan membawa bintang Barcelona ke Bernabeu, jika memenangkan pemilihan. Dia mewujudkannya setelah menghidupkan klausul pelepasan dalam kontrak Figo di Barcelona, sebesar £37 juta yang ketika itu menjadi rekor transfer baru.

Di pertandingan pertama Figo melawan bekas klubnya di Camp Nou, cemooh kepadanya menggelegar dari 98.000 suporter, yang memaksa dia menutup telinga dengan jari. Polisi menjaga bus Real Madrid, yang diserang dalam perjalanan menuju Camp Nou sebelum pertandingan.

Figo menolak mengambil sepak pojok malam, itu karena takut terlalu dekat dengan suporter Barcelona. Dua tahun kemudian baru dia berani melakukan sepak pojok, dan media menyamakan serangan kepada Figo seperti mengingatkan pada seramnya perang Vietnam.

Berbagai macam benda dilemparkan ke arah Figo, sehingga sepak pojok harus tertunda selama beberapa menit. Serangan pada Figo tidak pernah berhenti selama bertahun-tahun, dan yang paling populer adalah saat dia dilempar dengan kepala babi pada 2002.

Sol Campbell, Tottenham Hotpur ke Arsenal, 2001

Arsenal dan Tottenham Hotspur adalah dua klub yang berada di London, dengan dua kubu pendukung yang sama-sama keras. Begitu panasnya permusuhan mereka, hingga setiap kubu suporter memiliki tradisi dan nama khas, untuk merayakan kegagalan klub rival.

Sol Campbell menciptakan situasi yang sangat panas, ketika pindah dari Tottenham Hotspur ke Arsenal. Tindakannya menolak perpanjangan kontrak, agar Arsenal bisa mendapatkan secara gratis, adalah fakta tambahan yang semakin membuat sakit hati suporter Spurs.

Dia sebenarnya menjadi incaran banyak klub besar, seperti Inter Milan dan Barcelona. Namun, dia memilih Arsenal karena tawaran gaji yang besar. Suporter Spurs tidak pernah bisa memaafkannya, bahkan hingga dia pensiun.

Apalagi, Campbell adalah kapten tim, yang membuat Spurs bisa bersaing ketat dengan Arsenal. Pindahnya Campbell, dengan cepat memberi sukses bagi Arsenal, dengan dua titel Premier League dan tiga trofi Piala FA.

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TUTUP