TUTUP
TUTUP
VIVABOLA

Lagi, Pelecehan Seksual Terjadi di Jagat Sepakbola

Pelecehan seksual kali ini terjadi di Republik Ceko.
Lagi, Pelecehan Seksual Terjadi di Jagat Sepakbola
Lucie Ratajova, saat bertugas di Piala Dunia  (dutchreferee.com)

VIVA.co.id – Klub papan atas asal Republik Ceko mengirimkan dua penggawanya untuk berlatih bersama tim sepakbola wanita. Tindakan ini dilakukan sebagai hukuman karena telah melontarkan komentar yang bernada pelecehan seksual.

Dua pemain tersebut adalah Lukas Vacha dan penjaga gawang Tomas Koubek. Mereka merendahkan seorang asisten wasit yang memimpin pertandingan Sparta Praha melawan Zbrojova Brno.

Di laga tersebut, salah satu ofisial pertandingan yakni seorang wanita bernama Lucie Ratajova. Lucie bertugas sebagai asisten wasit bersama Radek Kotik. Sementara itu, sang pengadil lapangan adalah Pavel Kralovec.

Mengetahui ada seorang wanita yang menjadi asisten wasit, Koubek mengatakan kalau wanita harusnya berkutat dengan kompor di dapur. Sedangkan Vacha menyebut Lucie layaknya sebuah kompor.

Kedua pemain tersebut memang sudah meminta maaf, namun bukan berarti mereka bisa lepas begitu saja. Kini, mereka akan menghabiskan waktu bersama tim sepakbola wanita di Ceko sebagai ambassador dalam pertandingan UEFA Women's Champions League yang mempertemukan Sparta dan Twente, pada Rabu, di Belanda.

CEO Sparta Praha, Adam Kotalik, menyebut tindakan pemainnya ini sebagai perbuatan yang tak bisa diterima. "Selain menjadi duta Liga Champions sepakbola wanita, keduanya juga harus menghadap kepala sepakbola wanita Sparta, Dusan Zovince. Mereka juga akan menghadiri beberapa sesi latihan dengan tim sepakbola wanita kami untuk melihat sendiri bahwa perempuan juga bisa berguna daripada hanya berada di dekat kompor," ujarnya, dikutip The Age. 

Dalam akun Facebooknya, Koubek menuliskan, "Setelah pertandingan, saya langsung membuat komentar bahwa saya menyesal, dan saya ingin meminta maaf kepada semua wanita. Pernyataan saya diarahkan pada orang tertentu dan situasi tertentu, yang muncul dalam pertandingan".

Sedangkan Vacha, menyampaikan permintaan maaf lewat akun Twitter. "Komentar tersebut diarahkan untuk kesalahan tertentu yang mempengaruhi hasil pertandingan, bukan seperti yang diperkirakan. Jika ada yang tersinggung, saya tidak bermaksud apapun". (one)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP