TUTUP
TUTUP
VIVABOLA

Leicester Lanjutkan Dongeng di Level Eropa

Leicester City selalu menang di dua pertandingan Liga Champions.
Leicester Lanjutkan Dongeng di Level Eropa
Striker Leicester City Islam Slimani rayakan gol ke gawang Porto (Reuters)

VIVA.co.id – Leicester City bakal menjamu FC Copenhagen di King Power Stadium, Rabu 19 Oktober 2016 dini hari WIB dalam lanjuta fase Grup G Liga Champions. Skuat asuhan Claudio Ranieri berpeluang melanjutkan dongeng di kejuaran level Eropa andai mereka bisa meraih kemenangan.

Dari dua pertandingan yang telah dilakoni, Leicester selalu sukses meraih kemenangan. Club Brugge menjadi korban pertama dengan skor 3-0. Di pertandingan berikutnya giliran klub papan atas Liga Portugal, FC Porto yang dipecundangi dengan skor tipis 1-0.

Dari delapan grup yang ada, tercatat hanya ada empat klub yang bisa meraih kemenangan pada dua pertandingan awal Liga Champions. Mereka adalah Barcelona, Napoli, dan Atletico Madrid. 

Namun, khusus untuk Leicester menjadi sebuah catatan gemilang, sebab ini adalah debut mereka di kompetisi kasta tertinggi benua Eropa. Setelah mengejutkan di Premier League, The Foxes diharap mampu tampil serupa di Liga Champions.

"Kami sudah pasti ingin membuat 'tanda' di kompetisi ini. Kami tidak ingin hanya duduk diam dan dikalahkan," tegas striker Leicester, Jamie Vardy dilansir Tribal Football, Rabu 14 September 2016 lalu.

"Jika kami bisa bermain sebaik mungkin seperti apa yang sudah kami tunjukkan musim lalu, lalu apa alasan kami tidak bisa (juara atau melangkah jauh di Liga Champions)? Kami tidak mau hanya sekedar lewat di sini," lanjut pemain berusia 29 tahun tersebut.

Peluang The Foxes melangkah ke babak 16 besar sebagai wakil Grup G terbilang besar. Mereka hanya perlu mencari dua kemenangan lagi untuk benar-benar bisa memberi kejutan di Liga Champions.

Akan tetapi, dalam masa persiapan jelang menjamu Copenhagen, Ranieri dibuat pusing. Anak asuhnya dibayangi kekalahan dari Chelsea di Premier League. The Blues memberi kekalahan tiga gol tanpa balas pada pertandingan yang berlangsung di Stamford Bridge, Sabtu 15 Oktober 2016.

"Saat bermain di Liga Champions, konsentrasi kami sangat baik. Ketika berada di Premier League, kami tidak sebaik itu. Kami sering tidak fokus ketika bermain,” tutur Ranieri seperti dilansir Soccerway.

Sadar akan ancaman psikologis ini, gelandang Leicester, Marc Albrighton meminta rekan-rekannya untuk bangkit. Dia tak ingin kesebelasan yang di musim lalu menakutkan bagi lawan-lawannya kini justru mudah sekali dikalahkan.

"Kita harus setop apa yang telah kita lakukan saat ini. Sebagai pemain kita butuh berdiri tegak. Kita tidak bisa menjadi sangat mudah dikalahkan. Sudah cukup," tegasnya seperti dilansir laman resmi klub.

Real Madrid Siaga Satu

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP