TUTUP
TUTUP
VIVABOLA

Wenger: Oezil dan Sanchez Harus Lihat Aspek Selain Uang

Wenger menegaskan Arsenal masih pegang prinsip soal skala penggajian.
Wenger: Oezil dan Sanchez Harus Lihat Aspek Selain Uang
Gelandang Arsenal, Mesut Oezil. (Reuters / Hannah McKay)

VIVA.co.id – Manajer Arsenal Arsene Wenger mengatakan bahwa klub harus memperlihatkan pada Alexis Sanchez dan Mesut Oezil, alasan kuat mengapa mereka harus bertahan. Dia mengisyaratkan, kunci negosiasi bukan pada berapa besar gaji, tapi bagaimana klub dapat membantu memenuhi ambisi profesional mereka.

Dikutip dari Futnsoccer, Rabu, 19 Oktober 2016, kontrak Oezil dan Sanchez bakal berakhir pada 2018, dengan gaji keduanya sebesar £140.000 per pekan. Arsenal selalu memperpanjang kontrak pemain yang ingin dipertahankannya, dua tahun sebelum kontrak mereka berakhir.

Langkah itu bertujuan agar ada waktu yang cukup untuk melakukan negosiasi, dan jika tidak ada kesepakatan masih dapat menjual pemain dan mendapatkan dana. Negosiasi Arsenal dengan kedua pemain bintangnya berjalan alot, karena Oezil dan Sanchez meminta kenaikan gaji hingga £200.000 per pekan.

"Saya pikir pemain seperti ini bisa melihat aspek di atas masalah finansial, karena mereka tidak miskin dan harus melihat dari sisi sepakbola. Lebih tentang apakah klub dapat memenuhi kebutuhan mereka dari sisi sepakbola," kata Wenger.

Wenger menegaskan, bahwa Arsenal masih mempertahankan nilai-nilai yang dimiliki klub. "Kami membayar sesuai kemampuan. Kami masih memiliki skala penggajian. Sekarang telah menjadi lebih ke persoalan individu, ketimbang saat saya pertama datang 20 tahun lalu. Tapi, jangan khawatir, mereka dibayar dengan baik," ucapnya.

Di antara Oezil dan Sanchez, Wenger mengisyaratkan bahwa Oezil yang paling mungkin menandatangani perpanjangan kontrak dalam waktu dekat. "Saya tidak berpikir dia butuh diyakinkan. Dia ingin tetap (di Arsenal). Apakah saya percaya diri dia akan menandatangani? Itu bukan kekhawatiran saya sekarang," ujar Wenger.

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TUTUP