TUTUP
TUTUP
VIVABOLA

Persija Akan 'Lawan' PSSI soal Regulasi Pembatasan Usia

Regulasi ini membuat banyak klub dan pemain gerah.
Persija Akan 'Lawan' PSSI soal Regulasi Pembatasan Usia
Para pemain Persija Jakarta di ajang Indonesia Soccer Championship 2016 (Indonesiansc.com)

VIVA.co.id – Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) telah menerapkan regulasi mengenai pembatasan usia pemain di turnamen Piala Presiden 2017. Rencana itu akan dilakukan juga di Liga 1 mendatang.

Setiap tim diwajibkan untuk menurunkan pemain berusia di bawah 23 tahun sejak menit pertama. Lalu, hanya diperbolehkan menggunakan dua pemain yang usianya sudah berada di atas 35 tahun.

Regulasi ini ternyata membuat banyak pemain dan klub gerah. Mereka berencana melakukan perlawanan terhadap ide yang dinilai tidak masuk akal tersebut. Salah satunya adalah Persija Jakarta.

Presiden Persija, Ferry Paulus berencana memperdebatkan masalah ini saat PSSI menggelar Owners Club Meeting pada 16 Maret 2017. "Kami akan fight," ujarnya kepada wartawan, Selasa 14 Maret 2017.

Direktur Persija, I Gede Widiade juga memiliki pandangan serupa. Menurut dia, pemain senior sangat dibutuhkan dalam tim, mulai sebagai sosok ikon, juga pemberi motivasi bagi pemain muda lainnya.

"Saya dari pihak klub melihat seorang pemain itu bukan dari usia, tetapi prestasi, segi komersial, dan senioritas. Kalau pemain muda tidak bisa memberi kontribusi tidak akan saya pakai," katanya.

Profesionalitas pemain senior dikatakan pengusaha properti tersebut menjadi salah satu nilai tambah. Dan selama ini, jika dibandingkan, tidak ada kompetisi sepakbola profesional di dunia yang menerapkan regulasi pembatasan usia.

Membuat Bingung Pelatih

Dalam menetapkan regulasi pembatasan usia pemain, PSSI tampak ragu-ragu. Sejak wacana dimunculkan dalam kongres tahunan di Bandung pada 10 Januari 2017, hingga kini lembaga yang dipimpin Edy Rahmayadi belum juga mengesahkannya.

Kondisi tersebut jelas membuat para pelatih menjadi kebingungan. Dan karena itu lah, masih banyak klub yang belum mau memberi kepastian kontrak kepada para pemain yang rawan tergeser karena regulasi tersebut.

"Saya sebagai pelatih asing belum pernah menemukan regulasi seperti ini. Di Piala Presiden saya baru menemukan ini, dan Persija punya tiga peman yang senior, jadi saya harus lakukan rotasi," ungkap pelatih Persija, Stefano Cugurra Teco.

Bambang Pamungkas sebagai pemain senior di Indonesia masih optimistis wacana regulasi ini batal diterapkan pada Liga 1. Menurut dia, saat ini banyak kegelisahan yang dirasakan pemain senior, apalagi regulasi di Liga 2 akan lebih ketat.

"Saya pikir akan ada komunikasi dalam waktu dekat ini antara asosiasi pemain dan PSSI. Karena kita harus akui banyak sekali keresahan pemain di luar sana karena regulasi ini, terutama di Liga 2," tuturnya.

Keheranan pemain yang akrab disapa Bepe tersebut semakin menjadi-jadi jika menilik aturan yang bakal diterapkan di Liga 2. Di mana PSSI menginginkan pemain yang mentas maksimal berusia 30 tahun.

"Kalau saya melihat, seharusnya liga tertinggi aturannya harus lebih ketat dari liga di bawahnya. Tetapi kalau sekarang ini justru yang di bawah yang ketat," ujarnya. (art)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TUTUP