TUTUP
TUTUP
VIVABOLA

Larangan bagi Penonton di Laga Timnas U-22 Vs Myanmar

PSSI bisa mendapat hukuman lebih berat jika pelanggaran terulang.
Larangan bagi Penonton di Laga Timnas U-22 Vs Myanmar
Seleksi pemain Timnas Indonesia U-22 (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

VIVA.co.id – PSSI menerapkan aturan ketat dalam laga Timnas Indonesia U-22 versus Myanmar. Mereka melarang seluruh penonton untuk membawa petasan, suar, dan mercon ke dalam stadion.

Regulasi ini ditetapkan lantaran PSSI ingin menghindari sanksi dari AFC. Ya, pada semifinal Piala AFF, banyak suar yang menyala di dalam Stadion Pakansari.

Akibatnya, PSSI mendapatkan sanksi berat berupa denda dari AFC. Denda tersebut sebesar US$65 ribu atau Rp869 juta.

PSSI harus mencicil denda tersebut selama dua tahun. Andai suar kembali menyala, PSSI harus membayar denda dua kali lipat.

"Sanksi yang lebih berat lagi bisa kami dapatkan jika ada penonton yang menyalakan suar. Bukan cuma denda, Indonesia bisa saja berlaga tanpa penonton, andai kejadian tersebut berulang," kata Ketua Panitia Pelaksana Pertandingan, Hanif Thamrin.

Kasus suar di dalam stadion tampaknya menjadi masalah klasik bagi timnas. Setiap laga internasional, selalu saja ada pendukung yang berhasil membawa suar, petasan, atau mercon ke dalam.

"Pencinta timnas harus bisa bersikap santun. Menyalakan suar, petasan, atau mercon, di dalam stadion, berarti membiarkan timnas bertanding tanpa penonton," tutur Hanif. (art)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP