Sebutan TKI Diganti Tenaga Kerja Luar Negeri

Depnakertrans ingin mengubah citra dan stigma negatif keberadaan tenaga kerja Indonesia.

Minggu, 29 Maret 2009, 10:28 Arinto Tri Wibowo, Elly Setyo Rini
 
  (VIVAnews/Tri Saputro)

VIVAnews - Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Erman Suparno, berniat mengubah sebutan tenaga kerja Indonesia (TKI) dengan istilah baru yang
disebutnya tenaga kerja luar negeri (TKLN).

"Saya ingin mengubah image dan stigma negatif terhadap keberadaan tenaga kerja Indonesia," kata Erman dalam siaran persnya ketika berdialog dengan TKI dan komunitas PPTKIS Cilacap di Pendopo Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Sabtu malam, 28 Maret 2009.

Tak sekadar mengubah nama, menurut Erman, mengubah stigma negatif tersebut juga dilakukan dengan memperbanyak pengiriman TKLN formal, legal, dan profesional yang dibekali keahlian khusus.

"Selain  itu meminimalkan pengiriman TKLN yang ilegal dan undocumented," ujarnya.

Berdasarkan data Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Depnakertrans) 2008, pengiriman TKLN didominasi pekerja sektor informal dengan persentase 75 persen.

"Namun, tahun ini perbandingannya akan berubah menjadi 68 persen untuk pekerja informal dan sisanya 32 persen pekerja formal," ujarnya.

Meski demikian, Erman mengakui tidak mudah untuk mengubah citra TKI yang selalu diidentikkan dengan pembantu rumah tangga.

"Sehingga perlu ada upaya peningkatan keahlian dan keterampilan TKLN agar mampu mengisi lowongan kerja formal seperti konstruksi dan infrastruktur, perhotelan, pertambangan, administrasi, dan tenaga kesehatan," ujarnya.


© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  

Rabu, 27 Agustus 2014

Imsak

4:33

Maghrib

17:54

Alam Nasyrah (Melapangkan)
Kategori Surah :Makkiyah, Jumlah Ayat : 8 Ayat
Lihat Semua Surah Al-Quran
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2008 - 2014 PT. Viva Media Baru

Members of