Vaksin HPV pada Anak 70 Persen Efektif Cegah Kanker Serviks

Anak sekolah dasar diimunisasi
Sumber :
  • Antara/ Ari Bowo Sucipto

VIVA.co.id – Kanker telah menjadi salah satu masalah kesehatan terbesar di Indonesia. Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2013 menunjukkan bahwa kasus kanker terbesar di Indonesia terjadi sebanyak lebih kurang 330.000 orang dengan kasus terbesar adalah kanker serviks atau kanker mulut rahim.

Perdarahan Usai Bercinta, Awas Gejala Kanker Mengintai

Sementara data dari WHO Information Center on HOV and Cervical Cancer menyatakan bahwa dua dari 10.000 wanita Indonesia menderita kanker serviks dan diperkirakan 26 wanita meninggal setiap harinya karena kanker serviks.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Koesmedi Priharto mengatakan, saat ini upaya pencegahan sudah pada tahap primary prevention. DKI Jakarta sebagai pilot project imunisasi HPV menargetkan memberikan imunisasi vaksin HPV pada murid sekolah dasar atau sederajat mulai dari kelas 5.

Rutin Berhubungan Seks, Pakar Sarankan Pap Smear

"Vaksin HPV yang diberikan pada anak di bawah usia 13 tahun efektivitas mencegah infeksi HPV adalah 70 persen. Kalau di atas usia 13 tahun imunisasi HPV ini hanya sekitar 60 persen," ujar Koesmedi saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, Senin, 28 November 2016.

Untuk anak usia 9-13 tahun, Koesmedi menambahkan, butuh dua kali vaksin. Sementara untuk anak di atas 13 tahun harus melakukan tiga kali vaksin.

Australia Bertekad Jadi Negara Bebas Kanker Serviks di 2035

Hingga 25 November, vaksinasi HPV yang masuk ke dalam program bulan imunisasi anak sekolah (BIAS) sudah dilakukan pada 63.702 anak di 2.570 sekolah.

Ilustrasi Kanker

Ini Jenis Kanker yang Paling Bisa Dicegah dan Disembuhkan

Menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada 2018, kanker serviks merupakan kasus dengan kematian yang tertinggi untuk Prevalensi Kanker pada wanita.

img_title
VIVA.co.id
18 Februari 2022