Tubuh Wanita Lebih Dingin dari Pria, Ini Penyebabnya

ilustrasi hawa dingin
Sumber :
  • Pixabay/jesicajaew

VIVA.co.id – Cuaca dingin kadang lebih sering membuat wanita menggigil dibandingkan para pria. Hal ini membuat para wanita harus menggunakan pakaian lebih tebal untuk mengusir rasa dingin itu.

Cara Paling Tepat Kenali Demam karena COVID-19

Menurut penelitian, memang secara alamiah tubuh wanita memiliki suhu yang lebih dingin dibanding pria. Berikut beberapa alasannya, seperti dikutip dari laman Glamour.

1. Suhu tubuh lebih tinggi

Cegah COVID-19, Polri Pamer Helm Pintar Pengintai Suhu Badan

Studi dari University of Maryland School of Medicine menemukan bahwa suhu tubuh wanita lebih tinggi dibanding tubuh pria. Saat suhu tubuh tinggi, tubuh terbiasa hangat, dan udara dingin sedikit saja di sekitar akan membuat tubuh menggigil.

2. Pil KB

Pemeriksaan Suhu Tubuh Ternyata Tidak Efektif Deteksi COVID-19

Wanita yang menggunakan pil kb, cenderung membuat suhu tubuhnya menjadi lebih tinggi. Hormonal ternyata sangat memengaruhi suhu tubuh, yang mungkin jarang Anda ketahui. Karena pil kb berdampak pada hormon wanita, maka pil kb juga secara tidak langsung meningkatkan suhu tubuh, dan membuat tubuh semakin sensitif dengan udara dingin.

3. Ekstrimitis yang lebih dingin

Ekstrimitis mencakup kedua tangan dan kaki. Menurut studi yang dipublikasikan di U.K. medical Journal The Lancet, kaki dan tangan para wanita memiliki suhu yang lebih dingin dibandingkan pria.

4. Metabolisme lebih lambat

Journal of Applied Physiology menemukan bahwa kaum pria memiliki kadar metabolisme lebih tinggi sekitar 23 persen dibanding wanita. Metabolisme ini merupakan cara tubuh membakar makanan menjadi energi di tubuh, dan saat proses ini terjadi, panas di tubuh akan meningkat. Sehingga, tubuh wanita lebih dingin dibandingkan kaum pria karena metabolisme yang lebih lambat. Dan hal ini juga yang menyebabkan para wanita sulit meningkatkan berat badannya.

5. Suhu bangunan dipasang sesuai metabolisme pria

Menurut penelitian yang diterbitkan di jurnal Nature, sebagian besar suhu di tempat kerja diatur berdasarkan contoh yang berkembang di tahun 1960-an. Di mana di tahun itu, suhu bangunan hanya memperhitungkan metabolisme tubuh pria, bukan kaum wanita.

(ren)

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya