Menyelami Kisah Dewi Bulan di Tahun Baru Imlek

Sumber :
  • VIVA.co.id/ Riska Herliafifah

VIVA.co.id - Memasuki bulan Februari, masyarakat etnis Tionghoa mulai mempersiapkan perayaan Tahun Baru Imlek 2567, yang jatuh pada 8 Februari 2016 mendatang.

Bagi Anda yang merayakan, tentu diisi dengan beberapa rangkaian kegiatan. Seperti sembahyang, berkumpul dengan keluarga, juga icip-icip kuliner istimewa yang selalu hadir di pergantian tahun China.

Namun ada banyak acara yang bisa diikuti dan tidak terbatas untuk para etnis Tionghoa. Anda yang merupakan warga pribumi pun bisa ikut merasakan kebahagiaan mereka. Salah satunya di Mal Ciputra, Jakarta Barat.

Di sana Anda bisa merasakan nuansa kental khas negeri Tirai Bambu, dengam ornamen warna serba merah. Seperti lampion, boneka barongsai di pintu masuk lobby utama, dan pohon angpao.

Tidak hanya kemeriahan, Anda juga bisa melihat pertunjukan teater yang menceritaan kisah klasik budaya Tionghoa.

"Dalam perayaan Tahun Baru Imlek tahun ini, ada pertunjukkan budaya klasik negeri China, yakni Kidan Dewi Bulan," kata Ferry Irianto, General Manager Mal Ciputra, Jakarta Barat, beberapa waktu lalu.

Kisah Dewi Bulan menceritajan tentang sebuah kerajaan China yang mengalami kekeringan, akibat hujan yang tidak datang. Di bawah kepemimpinan raja yang rakus dan egois, masyarakat hiduo dalam ketidak pastian.

Selain melihat cerita Dewi Bulan, Anda juga bisa melihat pertunjukan Shaolin Kungfu, Barongsai, akrobatik, dan fire dance yang hadir sampai 14 Februari 2016 mendatang.

Peringatan Imlek Terbesar di Indonesia Digelar
Ilustrasi festival Cap Go Meh

Ribuan Warga Rayakan Cap Go Meh di Glodok

Cap Go Meh melambangkan hari ke-15 dari perayaan Tahun Baru Imlek.

img_title
VIVA.co.id
21 Februari 2016