Twitter Investasi US$70 Juta Caplok SoundCloud

Spanduk logo Twitter di depan Bursa Efek New York
Sumber :
  • REUTERS/Lucas Jackson

VIVA.co.id – Perusahaan media sosial, Twitter, menginvestasikan US$70 juta untuk media sosial layanan musik, SoundCloud. Berita tersebut dilaporkan oleh situs teknologi Re/code.

Rusuh di Gedung Kongres AS, Bursa Wall Street Malah Cetak Rekor Baru

Dilansir Reuters, Rabu 15 Juni 2016, Twitter mengonfirmasi hal tersebut. Tetapi, tidak menyebutkan detail investasinya.

"Pada awal tahun ini, kami membuat sebuah investasi di SoundCloud melalui Twitter Ventures untuk membantu mendukung beberapa upaya kami dengan pencipta-pencipta (musik)," kata Chief Executive Twitter, Jack Dorsey.

ADB Sebut Pandemi COVID-19 Masih Bayangi Ekonomi Global pada 2021

Dua tahun lalu, Twitter memang dikabarkan ingin membeli SoundCloud, tetapi hal itu tidak terealisasi. Twitter malah berinvestasi di SoundCloud, dengan harapan memiliki sebagian saham di perusahaan layanan berbagi file musik asal Berlin (Jerman) itu.

Re/code melaporkan, investasi Twitter ke SoundCloud diharapkan meningkat hingga US$100 juta. Investasi itu meningkatkan nilai SoundCloud menjadi sekitar US$700 juta.   

IHSG Dibuka Melemah, Terseret Keoknya Wall Street dan Bursa di Kawasan

Twitter sendiri sudah pernah berusaha membuat sebuah pelayanan musik dengan meluncurkan Twitter Music pada 2013. Namun, sayang layanan itu ditutup setahun kemudian.

Saat itu, Twitter menyatakan akan mencari cara baru untuk membuat konten berbasis musik pada layanan microblogging mereka. (asp)

Menteri BUMN Erick Thohir.

Ibarat Infinity War, Erick Thohir Sebut Dunia Butuh Avengers

Erick Thohir mengutip pidato Presiden Jokowi World Economic Forum di Hanoi 2018, bahwa kondisi perekonomian dunia mengarah pada perang tak terbatas atau infinity war

img_title
VIVA.co.id
15 Desember 2021