Haji Lulung
24 Juli 1959 - Sekarang
Haji Lulung

Kemandiriannya berjuang di Tanah Abang mengantarkan Haji Lulung menjadi anggota dewan dan memimpin partai PPP di Jakarta.

Abraham Lunggana atau yang biasa dipanggil Haji Lulung lahir di Jakarta, 24 Juli 1959. Ia merupakan anak ketujuh dari sebelas bersaudara. Sang ayah Ibrahim Tjilang merupakan tentara berpangkat Peltu dan ibunya keturunan dari KH. Abdullah Syafi'i, tokoh agama Islam di Jakarta, sekaligus keturunan Imam besar Asy-Syafi'i.

Sejak duduk di bangku SMP tahun 1975, ia sudah ditinggal oleh ayah. Sempat terhenti dalam pendidikan selama tiga tahun, Haji Lulung melanjutkan kembali sekolah ke STM di YPMII, Jakarta dan lulus tahun 1981.

Sejak itu, ia mulai mencari uang sendiri untuk keluarganya dengan mengumpulkan sampah pasar berupa plastik, karung, kardus, dan per bekas. Tahun 1976, pada usia 20 tahun, ia menjadi bos barang bekas ketika ada perluasan Pasar Kebon Dalem, Jakarta. Sejak tahun 1981, selain bisnis, ia berorganisasi menjadi Ketua Pemuda Panca Marga Kecamatan Tanah Abang, Jakarta.

Lima tahun berselang, usahanya mulai terlihat maju. Ia mendapatkan kepercayan dari para pengusaha di Tanah Abang. Kompleks Ruko Tanah Abang Bukit adalah tempat pertama kali yang dikelola olehnya dari segi keamanan dan lingkungan. Menjelang krisis moneter tahun 1997, ia membangun kios-kios kecil di pinggir tembok Blok F dan dipercaya menjadi manajer di Pertokoan Metro Tanah Abang.

Selain sebagai pengusaha, namanya juga tercatat sebagai pengurus Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Ketika PPP pecah, ia diajak untuk mendirikan Partai Bintang Reformasi (PBR) dan terpilih sebagai Ketua DPC PBR Jakarta Barat. Setelah pemilu 2004, ia kembali ke PPP dan terpilih menjadi Ketua DPC PPP Jakarta Pusat, dan berlanjut menjadi ketua DPW DKI Jakarta.

Karier Haji Lulung di politik semakin menanjak, saat ia terpilih menjadi anggota DPRD DKI Jakarta berturut-turut, pada pemilu 2009 dan 2014. Pada usia 55 tahun, ia menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta periode 2014-2019. Namanya makin populer karena sikap kritisnya kepada Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. (*)

PENDIDIKAN
STM YPMII tahun 1981

KARIER
Anggota PPP, DKI Jakarta
Ketua PBR DPC Jakarta Barat
Ketua PPP DPC PPP Jakarta Pusat
Ketua Pemuda Panca Marga DKI Jakarta
Sekretaris Umum Badan Musyawarah Betawi
Pendiri dan pemilik PT Putraja Perkasa
Pendiri PT Tirta Jaya Perkasa
Pendiri PT Satu Komando Nusantara
Ketua DPW PPP DKI Jakarta
Anggota DPRD DKI Jakarta, 2009-2014
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, 2014-2019