Gagal Raih Thomas, Anthony Ginting Malah Makin Populer

Tunggal putra Indonesia, Anthony Ginting
Sumber :
  • badmintonindonesia.org

VIVA.co.id – Meski gagal mempersembahkan poin untuk tim Indonesia dalam laga final Piala Thomas kontra Denmark akhir pekan lalu, namun nama Anthony Ginting rupanya kini makin tak asing bagi para penggemar bulutangkis di Tanah Air. Anthony yang turun di partai ketiga sebagai tunggal kedua Merah Putih memang tak mampu menaklukkan bintang Denmark, Jan O Jorgensen dan harus merelakan tim Indonesia takluk 2-3 dalam duel puncak di Kunshan, China itu.

Jonatan Christie Positif COVID-19 Usai Tersingkir dari German Open

Namun, ada hikmah besar yang bisa didapat Anthony dari pengalaman tersebut. Melihat penampilan gigih dan kerja kerasnya itu, sosok salah satu pilar tunggal putra muda Merah Putih ini pun diproyeksi akan menjadi pemain andalan Indonesia di masa depan.

Semakin populernya nama Anthony pun kini rupanya berdampak pada terus bertambahnya angka permintaan pertemanan di akun jejaring sosial miliknya saat ini.

Mobil Anthony Ginting Buatan Cikarang, dan Motor Jokowi Ngebut
 
 
Anthony Ginting Orang Pertama yang Punya Mobil Buatan Cikarang

Hal ini diakui Anthony sebagai berkah dari kepercayaan yang diberikan oleh seluruh elemen tim Thomas Indonesia kepada dirinya untuk tampil dalam misi memulangkan lambang supremasi bulutangkis beregu putra tersebut.

"Pastinya iya juga sih, sekarang saya jadi banyak tambah teman di media sosial. Tapi saya juga harus antisipasi supaya tidak jadi sombong, atau malah kehilangan fokus. Jadikan buat penambah semangat saja," ungkap Anthony yang ditemui VIVA.co.id saat kepulangannya ke Tanah Air di Terminal 2E Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Senin petang 23 Mei 2016.

Kini jumlah pengikut akun Instagram pribadinya @sinisukanthony hampir telah mencapai angka 9.000, dari sebelumnya yang hanya sekitar 4.000-an saja.

Tak lupa pemain asal klub SGS PLN Bandung ini pun memohon maaf atas kegagalannya mempersembahkan prestasi tertinggi kepada bangsa Indonesia di ajang Piala Thomas 2016 pekan lalu.

"Terima kasih untuk para penggemar sudah dukung saya selama ini dan masyarakat Indonesia atas doanya. Mohon maaf belum dapat memberikan pencapaian yang terbaik kali ini," tutup pria kelahiran Cimahi, 20 Oktober 1996 tersebut.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya