BCA Indonesia Open Superseries Premier 2016

Begini Cara Carolina Marin Pamer Kecintaannya pada Indonesia

Pebulutangkis tunggal putri Spanyol, Carolina Marin.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

VIVA.co.id – Rona ceria dan semringah selalu tersirat pada pebulutangkis nomor 1 dunia, Carolina Marin selama berada di Indonesia. Meski gagal melangkah ke partai puncak BCA Indonesia Open Superseries Premier (BIOSSP) 2016, setelah dikalahkan Wang Yihan, gadis asal Spanyol ini tetap memiliki kedekatan spesial dengan pencinta bulutangkis Tanah Air.

Antrean Mengular, Tiket VIP Indonesia Open 2018 Ludes

(Baca juga: Senyum Manis Carolina Marin Meski Kalah di Indonesia Open)

Setelah tersingkir di babak semifinal, Sabtu 4 Juni 2016, Marin merasa hal tersebut bukanlah sesuatu yang perlu diratapi. Tapi, justru ia “rayakan” bersama publik Istora. Momen itu pula ia bagikan lewat akun Instagram pribadinya, @caro_marin93 yang memamerkan kedekatannya dengan para fansnya di Indonesia.

Jadwal Lengkap Final Indonesia Open 2018
 

Lovely fans!!! Thank youuu???????????????????? See you next year Indonesia ????????????

A photo posted by Carolina Marin (@caro_marin93) on

Bahkan, bukan cuma pada saat usai berlaga di turnamen berhadiah total US$900.000 itu, tapi ia pun kerap merekam segala aktivitasnya di Jakarta sejak masa persiapan di pelatnas Cipayung beberapa pekan sebelumnya.

Duel Seru Lawan Denmark, Marcus/Kevin Melenggang ke Semifinal

Tak hanya itu, ia tak ragu menyebutkan bahwa Indonesia merupakan rumah kedua baginya. Dukungan suporter Merah Putih justru ia rasakan layaknya tampil di negaranya sendiri.

Hastag #LoveIndonesia juga selalu ia sematkan dalam foto-foto aktivitasnya selama berada di Jakarta. Ia pun tampak akrab dengan sejumlah pemain tunggal putri pelatnas Cipayung, seperti Linda Wenifanetri, Fitriani, dan Hana Ramadhini.

 

Usai tersingkir dari arena BIOSSP, Marin pun langsung bersiap menuju Australia Open superseries mulai pekan depan. Ia juga cukup senang dengan hasil yang dia capai selama Indonesia Open kali ini. Ia menjadikannya ajang tolok ukur serta evaluasi jelang Olimpiade Rio de Janeiro, Agustus mendatang.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya