Jacques Chirac Mantan Presiden Prancis Meninggal Dunia
- bbc
Chirac kemudian mengundurkan diri dari kabinet pada tahun 1988.
Jacques Chirac mengalahkan Lionel Jospin pada pemilihan presiden tahun 1995. - Getty Images
Perubahan sikap Prancis terkait pajak, swastanisasi, dan peran negara membuat Chirac meyakini sekarang gilirannya untuk berkuasa.
Dia memenangkan pemilihan presiden tahun 1995, dengan menjanjikan pemotongan pajak dan menyembuhkan kesenjangan masyarakat.
Unjuk rasa
Chirac akhirnya tinggal di Istana Elysee Palace, mengakhiri 14 tahun ketidaksukaan terhadap kelompok kanan.
Presiden Chirac lebih membuka diri dengan mengizinkan para pejalan kali menggunakan trotoar di depan istana dan warga Prancis dapat langsung mengirim email ke dirinya.
Tetapi Chirac melanjutkan tes nuklir Prancis di Pasifik Selatan sehingga dirinya didemonstrasi.
Dia juga menindak kelompok pembela lingkungan seperti Greenpeace.
Ketegangan
Chirac melanjutkan kerja sama erat dengan Jerman, dan secara terbuka mengatakan persatuan Eropa bergantung pada kepemimpinan Prancis-Jerman.
Dia diserang karena membiarkan tingkat suku bunga Prancis tinggi untuk mengalahkan Deutschmark.
Di dalam negeri, tingginya pengangguran dan meningkatnya ketegangan ras dan kelas membuat masyarakat semakin tidak mempercayai politik dan politikus.
Kelompok kanan jauh National Front yang dipimpin Jean-Marie Le Pen sempat mengguncang politik Prancis pada pemilihan presiden tahun 2002.
Le Pen kalah tetapi negara itu semakin mempertanyakan demokrasi.
Hancur
Reputasi Chirac membaik untuk sementara karena ketegasan posisinya terkait perang Irak.
Penolakannya atas keterlibatan Prancis membuat marah banyak pihak di AS dan menimbulkan masalah dengan Tony Blair.
Chirac bertikai dengan Blair. - PA
Tetapi mimpinya menjadikan Eropa di bawah pimpinan Prancis dan Jerman hancur karena perluasan EU membawa anggota baru yang mengubah keseimbangan kekuasaan.
Hubungan Prancis-Inggris semakin menegang terutama karena Inggris terus melanjutkan potongan anggaran Eropa.
Sakit
Penolakan tegas masyarakat Prancis terhadap usulan konstitusi EU pada bulan Mei 2005 merupakan sebuah pukulan telak.
Presiden muncul di televisi dan mengatakan: "Marilah kita tidak membohongi diri. Keputusan Prancis menyulitkan usaha melindungi kepentingan kita di Eropa. Kita harus bersatu demi kepentingan nasional," katanya.
Perluasan EU mengakhiri mimpinya bagi terciptanya Eropa yang dikuasai Prancis dan Jerman. - AFP