Stafsus Menteri BUMN Arya Sinulingga Jadi Komisaris Inalum

Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga (kiri).
Sumber :
  • VIVA.co.id/ Eduward Ambarita

VIVA – Staf Khusus Menteri Badan Usaha Milik Negara atau BUMN, Arya Sinulingga ditunjuk sebagai salah satu komisaris PT Indonesia Asahan Alumunium atau Inalum. Dia diangkat bersamaan dengan penunjukkan Orias Petrus Moedak sebagai Direktur Utama PT Inalum.

Arya mengatakan, pengangkatan tersebut dilakukan usai dilakukannya Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa atau RUPSLB yang dilakukan Kementerian BUMN hari ini, 25 November 2019. Dia dimasukkan bukan atas pergantian posisi melainkan atas penambahan jajaran direksi.

Meski begitu, Arya tidak menjabarkan berapa jumlah terbaru susunan komisaris Inalum saat ini, sebab, Komisaris Utama sendiri belum terpilih usai ditinggal Fajar Harry Sampurno yang sebelumnya juga menjabat sebagai Deputi Kementerian BUMN Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media.

"Baru dirut dan komisaris. Dirutnya Pak Orias, komisaris ada Pak Fajar diganti, Komisaris Utamanya belum ada, tapi komisarisnya tambah satu, Arya Sinulingga," tegasnya.

Adapun penunjukkan Orias sebagai Dirut perusahaan yang menjadi holding perusahaan tambang di Indonesia atau MIND ID, kata Arya, karena pengalamannya yang mumpuni di perusahaan tambang. Selain itu, sifat nya juga dianggap tidak banyak tingkah oleh Menteri BUMN Erick Thohir.

"Pak Orias punya kemampuan di pertambangan sangat baik, orangnya lurus, dan kata Pak Erick akhlaknya oke," tegas dia.

Sebagai informasi, saat ini Orias menjabat sebagai Wakil Presiden Direktur PT Freeport Indonesia atau sejak Desember 2018. Sebelum itu, ia sebetulnya juga pernah menjabat di Inalum sebagai Direktur Keuangan Inalum periode April 2018-Desember 2018.