12 Polisi Meksiko Dibunuh Kartel Narkoba, Ada yang Dimutilasi
- bbc
Dalam seminggu, sebanyak 12 orang petugas polisi terbunuh dalam perang melawan kartel narkoba di negara bagian Guanajuato di Meksiko tengah.
Salah satu yang terbunuh adalah Maria Sonia Arellano, seorang polisi perempuan yang beberapa bulan lalu mendapat penghargaan.
Ia bersama suami dan anaknya diculik di rumahnya di kota Irapuato.
Suami dan anaknya dibebaskan, tetapi jenazah Maria ditemukan tergeletak dalam keadaan termutilasi.
Kelompok kartel narkoba yang kuat bernama Cartel Jalisco Nueva Generacion (CJNG) mengaku bertanggung jawab terhadap pembunuhan tersebut.
Pembunuhan brutal terhadap Maria Arellano telah menyebabkan kemarahan di Meksiko, di mana pembunuhan terhadap petugas keamanan kadang terjadi.
Maria Arellano, 47 tahun, diculik dari rumahnya oleh sekelompok pria bersenjata hari Selasa (17/12). Anaknya yang berumur 27 tahun dan suaminya - juga anggota polisi - dilepaskan sehari kemudian.
Namun Maria dibunuh dan jenazahnya dibuang di tepi jalan pedesaan.
Sebuah pesan ditemukan di kertas karton yang tergeletak di sisi jenazahnya bertuliskan CJNG.
Maria Arellano dikenal `tak punya rasa takut` oleh rekan sekerjanya.
Ia juga memainkan peran besar dalam perang melawan kartel narkoba setempat dan pencurian minyak di kota kelahirannya Irapuato.
Di media sosial, warga Meksiko menyatakan penghormatan mereka kepada Maria.
Maria Arellano bukan satu-satunya polisi perempuan yang terbunuh minggu ini.
Hari Sabtu (14/12), sekelompok pria bersenjata menembaki dua petugas yang sedang parkir di mobil patroli mereka di depan sebuah apotek.
Polisi perempuan Gabriela Nunez Duarte tewas akibat luka tembakan sementara mitranya terluka. Seorang petugas polisi lainnya juga tewas di Irapuato hari Kamis (12/12).
Dua tahun terakhir kekerasan meningkat di Irapuato seiring upaya kartel CJNG mengambil kekuasaan dari kartel Santa Rosa de Lima di kota menengah di Meksiko ini.
Kartel bersenjata ini umumnya melakukan pencurian minyak dari pipa yang terletak di pinggiran kota, selain menjual narkoba kepada penduduk setempat dan melakukan pemerasan.
Sekelompok pria bersenjata dari CJNG juga dianggap bertanggung jawab untuk serangan terhadap pos polisi di Villagrán, 50km sebelah timur Irapuato hari Rabu (11/12).