Ini Kereta Api Bandara Pertama di Indonesia

Pembangunan jalur kereta api
Sumber :
  • Antara/ Septianda Perdana
track sejauh 28 kilometer.  Jalur kereta api tersebut diremajakan oleh PT. Kereta Api Indonesia (Persero) dan Satker Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kemenhub.

Angkut 4.000 Orang

KA Bandara beroperasi mulai pukul 04.30 pagi berangkat dari Stasiun KA Bandara Medan sampai dengan 20.30 WIB berangkat dari Stasiun KA Bandara Kuala Namu. “Dengan kapasitas 172 penumpang per set kereta dan dua puluh enam kali perjalanan, KA Bandara Kuala Namu dapat mengangkut sekitar antara 3.000 sampai dengan 4.000 orang penumpang per hari atau 1 juta sampai dengan 1,3 juta orang penumpang per tahun,” kata Husein Nurroni,  Direktur Teknik dan Operasi PT. Railink.

Melengkapi layanan KA Bandara, PT. Railink menyediakan fasilitas-fasilitas yang berhubungan dengan layanan perjalanan KA Bandara dan layanan beberapa Maskapai penerbangan seperti counter e-ticketing maupun counter pemesanan tiket Airlines, layanan informasi, ruang tunggu, toilet, musholla, coffee corner, retail shop dan transit hotel sekelas bintang tiga bagi yang memerlukan.

Berdasarkan perhitungan yang dilakukan, maka tarif yang akan diberlakukan adalah sebesar Rp80.000,- (delapan puluh ribu rupiah) sekali jalan. Tarif ini telah dihitung sesuai  peraturan yang berlaku yaitu Peraturan Menteri Perhubungan RI No. 28 Tahun 2012,  seperti perhitungan biaya operasi, biaya modal,  dan biaya perawatan maupun margin serta komponen lainnya yang diperkenankan.  PT. Railink juga telah mengadakan studi kelayakan/ feasibility study dan survei pasar di daerah Medan dan sekitarnya untuk mengukur potensi pasar, kemampuan pasar hingga pilihan moda transportasi masyarakat.

PT Railink adalah perusahaan patungan antara dua BUMN transportasi besar di Indonesia yaitu PT Kereta Api Indonesia (Persero) dengan PT Angkasa Pura 2.  PT Railink dibentuk dengan bidang usaha utama yaitu Angkutan Kereta Api Bandara dan pengusahaan stasiun-stasiun yang terletak di antara Kota - Bandara di wilayah seluruh Indonesia.

Saat ini Proyek KA Bandara yang sedang disiapkan oleh Railink adalah KA Bandara Kuala Namu Medan (KNIA) yang akan beroperasi di bulan Maret 2013 dan KA Bandara Soekarna Hatta di Jakarta yang direncanakan beroperasi pada tahun 2014.  Selanjutnya PT Railink akan terlibat dalam pengembangan Bandara di seluruh Indonesia yang menggunakan moda transportasi Kereta Api. (eh)