Matik Mio Blusukan ke Sekolah-sekolah

Mio Goes to School
Sumber :
  • VIVAnews/Sandy Mahaputra
VIVAnews - Sudah 10 tahun, Yamaha Mio beredar di pasar Indonesia. Untuk merayakan ulang tahun ke-10 Mio, Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) menggelar acara "blusukan" ke sekolah-sekolah.

Kali ini giliran SMA Muhammadiyah 5, Jalan Tebet Timur Raya No. 565, Jakarta Selatan yang mendapatkan kesempatan acara "Mio Goes to School" yang dikemas dalam format "Mio Got Talent School".

Setelah sebelumnya SMA YWKA sudah disambangi pada 23 Mei dan menyusul Interconita Lab School IPB Bogor pada 29 Mei mendatang.

Acara ini dimeriahkan dengan ajang pencarian bakat
Jingle Competition
yang dibagi dalam tiga kategori;
band competition
,
solo singer contest,
dan
acoustic competition
.


Nantinya, tiga sekolah yang disambangi Yamaha ini akan diadu lagi untuk memperebutkan hadiah utama trip ke Bali 3 hari 2 malam.


Yamaha juga mengadakan seminar
fuel injection
dan
safety riding
ditambah lagi dengan
test ride
bagi semua siswa di sekolah tersebut. Untuk anak-anak SD kelas 2 hingga 4 disediakan sarana lainnya seperti
safety riding
oleh Yamaha Safety Riding Science (YSRS) Kids.


"Acara ini untuk mengedukasi dan sosialisasi mengenai berkendara yang aman dan nyaman sejak dini. Selain itu, kami ingin mengembangkan potensi generasi muda dalam bermusik," kata Eko Prabowo,
General Manager Marketing Communication and Community Development
Yamaha Indonesia, Senin 27 April 2013.


Gaet Konsumen Muda

Terlepas dari acara itu, Yamaha Indonesia juga ingin membidik anak muda yang merupakan konsumen terbesar sepeda motor matik, khususnya Mio.


Yamaha memang tengah gencar mengejar seteru abadinya, Honda, yang kini memimpin segmen matik Tanah Air. Yamaha pun mulai melakukan perubahan di Mio, mulai dari model, varian baru, hingga menggunakan sistem injeksi.


Embrio Mio kemudian dikembangkan untuk menjadi beberapa varian baru. Puncak pembaharuan Mio terjadi saat lahirnya keluarga baru yaitu, Mio Fino, Mio J, dan Soul GT pada tahun lalu, serta menyusul Mio GT.


"Waktu itu Mio laku keras karena masih jarang wanita pakai motor. Namun, dalam perjalanan selama 10 tahun, Mio terus dikeroyok tetangga yang juga ikut memberikan banyak model tandingan dengan kapasitas mesin serupa," kata
Executive Vice President
Yamaha Indonesia Motor Manufacturing, Dyonisius Beti, beberapa waktu lalu.


Mio terus menjadi motor terlaris Yamaha, dari dulu hingga sekarang. Terakhir, pada 2012, Mio J series motor Yamaha paling banyak terjual, yakni 605.833 unit. Pada Januari hingga April 2013, Mio J series masih terlaris terjual, yang mencapai 161.866 unit.


Dengan strategi mendatangi sekolah-sekolah, Yamaha berharap kejayaan Mio akan terulang lagi saat pertama kali diluncurkan. Berhasilkah? Kita tunggu saja. (art)