Lima Kapal Thailand Dikaitkan dengan Kematian 2 TNI AL

Gelombang Tinggi
Sumber :
  • VIVAnews/Nurcholis Anhari Lubis

VIVAnews - Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Lhokseumawe menangkap lima kapal nelayan Thailand di wilayah perairan timur Aceh, tepatnya di Idie Rayeuk, Aceh Timur, Aceh, Kamis, 10 April 2014. Selain melanggar batas negara, mereka juga diperiksa terkait kematian dua TNI AL, Maret lalu.

“Masih dalam penyelidikan. Indikasi, kemungkinannya bisa saja, tapi kita periksa dulu, kita akan selidiki lebih lanjut,” ujar Komandan Lanal Lhokseumawe, Letkol Laut Sumartono.

Kelima kapal pukat harimau Thailand itu menggunakan bendera Indonesia saat ditangkap Lanal Lhokseumawe, hari ini. ABK kapal itu menangkap ikan di perairan pesisir timur Aceh. Mereka melanggar batas teritorial Indonesia sejauh 11 mil. 

Kelima kapal tersebut beserta awaknya kini diamankan di pelabuhan bekas PT Asean Aceh Fertilizer, Krung Geukuh, Aceh Utara.

Maret lalu, empat TNI AL memergoki nelayan Thailand yang sedang menangkap ikan di wilayah perairan Natuna, Maret lalu. Nelayan Thailand beserta dua kapalnya kemudian ditangkap dan digiring menuju Tarempa.

Nahas, dua anggota TNI AL yang berada di salah satu kapal hilang bersama kapal tersebut. Menurut laporan salah satu media di Bangkok, kedua TNI AL tersebut telah dibunuh dan jasad keduanya dilempar ke laut.  (sj)