Impor Migas Turun, NPI Surplus US$1,3 miliar.

Ilustrasi Kesehatan dan Uang
Sumber :

VIVA.co.id - Direktur Departemen Statistik Bank Indonesia (BI) Endy Dwi Tjahjono menyampaikan, Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) surplus US$1,3 miliar hingga bulan Maret atau triwulan I tahun ini.

Surplus ini didukung oleh terus menurunnya defisit transaksi berjalan (Current Account Defisit/CAD) dan transaksi modal dan finansial (TMF) yang masih surplus US$5,9 miliar.

Menurutnya, pada triwulan I CAD tercatat sebesar US$3,8 miliar, jauh lebih rendah dari triwulan sebelumnya sebesar US$ 5,7 miliar. Endy menjelaskan perbaikan kinerja CAD didukung oleh berkurangnya defisit neraca perdagangan migas karena turunnya impor minyak.

"Defisit perdagangan migas triwulan I 2015 turun 55 persen dibanding triwulan I di periode yang sama tahun lalu," ujar Endy di kantornya, Jumat 15 Mei 2015.

Berdasarkan catatan BI, realisasi impor minyak pada triwulan I turun 40 persen dibanding kuartal sebelumnya. Penurunan tersebut tidak hanya terjadi dari sisi nilai, melainkan juga dari sisi volume. 

"Dengan kebijakan yang dilakukan pemerintah, konsumsi bahan bakar minyak (BBM) mengalami menurunan baik secara tahunan maupun secara triwulan," tambahnya.