18-7-2010: PBB Kali Pertama Rayakan 'Hari Mandela'

Nelson Mandela
Sumber :
  • REUTERS
VIVA.co.id Pada
 lima tahun yang lalu, untuk kali pertama Perserikatan Bangsa Bangsa merayakan 18 Juli sebagai "Hari Mandela." Ini merupakan penghargaan PBB atas Nelson Mandela, pejuang anti diskriminasi di Afrika Selatan. Dia lahir pada 18 Juli 1918 dan wafat pada 5 Desember 2013 pada usia 95 tahun.  

Menurut laman PBB, Hari Mandela ini bukanlah hari libur umum, melainkan sebagai hari untuk memperingati jasa-jasa Mandela dalam memperjuangkan berakhirnya penindasan atas warga kulit hitam di Afrika Selatan. Sempat dipenjara selama 27 tahun oleh rezim Apartheid, Mandela akhirnya tampil sebagai Presiden Afrika Selatan dari 1994 hingga 1999.

Mandela, yang juga meraih Nobel Perdamaian pada 1993, juga meletakkan dasar-dasar demokrasi di negaranya, sekaligus mengedepankan rekonsiliasi antara warga mayoritas kulit hitam dengan warga kulit putih keturunan koloni Inggris dan Belanda di Afrika Selatan.

"Kami akan terhormat bila Hari (Mandela) itu bisa menjadi momen untuk mempersatukan warga di penjuru dunia dalam memerangi kemiskinan sekaligus mendorong perdamaian dan rekonsiliasi," demikian pernyataan yang mewakili keluarga Mandela, seperti yang dikutip BBC.

Sejak 2009, Afrika Selatan sudah rutin merayakan Hari Mandela dengan menyelenggarakan berbagai pertunjukan budaya dan penggalangan dana untuk kegiatan darma bakti para relawan sosial. Baru pada November 2009, Majelis Umum PBB resmi mencanangkan 18 Juli sebagai Hari Internasional Nelson Mandela.

Pada 1994, Mandela menjadi warga kulit hitam pertama yang menjadi presiden Afsel melalui pemilu yang bebas. Lima tahun kemudian, Mandela mengundurkan diri dari jabatan presiden dan sejak saat itu berkelana ke mancanegara mengkampanyekan perdamaian dan lebih dikenal sebagai negarawan senior.

Seiring bertambahnya usia, kesehatan Mandela kian menurun. Menurut stasiun berita CNN, Mandela harus dirawat intensif selama berbulan-bulan di suatu rumah sakit di Kota Pretoria sejak 8 Juni 2013 karena infeksi penyakit paru-parunya kambuh.

Dia diketahui menderita sakit paru-paru saat menjadi napi politik selama 27 tahun di Pulau Robben di masa rezim apartheid. Mandela wafat pada 5 Desember 2013 di usia 95 tahun.