Windows 10 Jadi Ladang Emas Pengembang

Lucky Gani, Business Group Head Windows
Sumber :
  • VIVA.co.id/Amal Nur Ngazis

VIVA.co.id - Rilis Windows 10 disebutkan menjadi peluang bagus bagi para untuk menaruh karyanya pada platform tersebut. Sebab, ekosistem Windows 10 akan menguntungkan kerja dari para pengembang.

Sebagaimana diketahui, mampu berjalan pada lintas perangkat dan platform. Sistem operasi terbaru Microsoft itu bisa berjalan di ponsel, PC, tablet, Internet of Things (IoT), Hololens, dan Xbox.

Microsoft juga memungkinkan pengembang hemat bekerja hanya cukup membuat satu karya akan bisa berjalan di semua platform .

"Developer (pengembang) antusias ketika satu kali coding, running atau writing aplikasi, bisa jalan di ponsel, Internet of Things (IoT), tablet, PC, dan Hololens sampai Xbox," kata Lucky Gani, Business Group Head Windows Microsoft Indonesia, Kamis 13 Agustus 2015 di Hotel Sheraton, Bandung dalam acara Windows on Location.

Keuntungan aplikasi yang bisa berjalan pada lintas platform, menurut Lucky, harus dijadikan momentum dan ladang emas para pengembang. Belum lagi nanti karya pengembang juga bisa berjalan pada Windows 10, khusus untuk segmen enterprise atau korporasi, yang makin membutuhkan aplikasi khusus.

"Sekarang seru, mereka (pengembang) kembangin aplikasi yang modern ya, ada web based application, aplikasi running di dekstop atau modern aplikasi. Justru ini lah kesempatan bagi pengembang untuk aplikasi bisnis agar masuk konversi aplikasi bisnis dengan Windows 10," kata dia.

Disebutkan, peluang aplikasi bisnis yang dibutuhkan para perusahaan atau korporasi di antaranya yaitu aplikasi untuk perusahaan penyedia layanan internet (ISP), perbankan, pembayaran, dan lainnya.

Pengembang aplikasi, kata dia, juga bisa melihat potensi pengguna Windows yang berasal dari ekosistem Windows 7, Windows 8, serta Windows 8.1.

Diketahui, ketiga pengguna itu diberikan waktu upgrade ke Windows 10 selama 12 bulan ke depan. Dari sini, kata dia, peluang pengguna yang menginstal Windows 10 akan makin banyak.

Aplikasi para pengembang pun tetap bisa berjalan pada platform Windows 7, selain Windows 10. Dari situ, menurut Lucky, sudah tergambar potensi besar pengguna Windows 10.

"PC-nya sudah dari Windows 7 yang (penggunanya) sudah besar kan, (belum nanti) digabungkan dengan ponsel yang bertambah terus, Internet of Things (IoT) juga sama, Hololens sebentar lagi," katanya.

Ekosistem pengguna Windows 10 makin bertambah besar, sebab kini para retail online berlomba-lomba menawarkan upgrade Windows 10 secara gratis. Hal ini akan makin menambah penetrasi instal sistem operasi terbaru Microsoft itu. 

Dengan keuntungan satu konektivitas dan banyak hal yang bisa dilakukan dalam platform Windows 10 tersebut, Lucky mengatakan, banyak pengembang yang makin ramai untuk segera mengirimkan karya aplikasinya ke Windows 10.

"Ini roadmap Microsoft dan mereka antusias serta buru-buru posting aplikasi. Pengembang bisa lihat yang pakai Windows 10 bisa lebih banyak," ujar dia. (art)