Teknologi 5G Mungkin Baru Masuk Indonesia 2025

Direktur PT Ericsson Indonesia, Rustam Effendie
Sumber :
  • Viva.co.id/Sarie
VIVA.co.id
- Implementasi teknologi 4G di Indonesia memang masih memasuki tahap awal. Namun vendor Ericsson sudah mempersiapkan teknologi lanjutan generasi ke-5.


Disebutkan Ericsson, teknologi 5G kemungkinan akan menyapa Indonesia dalam kurun 10 tahun ke depan. Hal ini merupakan prediksi berdasarkan siklus perubahan teknologi jaringan yang terjadi selama ini di Indonesia.


"Kalau dilihat
cycle
-nya, perubahan teknologi jaringan komunikasi itu terjadi setiap 10 tahun sekali. Kita lihat teknologi 2G muncul 1995, kemudian 3G di 2005, sekarang LTE atau 4G di 2015. Bisa jadi LTE di Indonesia siap pada 2025," ujar Executive Director Strategy & Business Development Ericsson, Rustam Effendi, usai diskusi di Jakarta, Kamis, 10 September 2015.


Secara global, kesiapan ekosistem 5G di dunia diperkirakan akan
booming
pada 2020. Dari kurun tersebut, butuh waktu sekitar 5 tahun kemudian bagi Indonesia untuk mengadopsinya.


"Dulu perkembangan pengguna 3G kan tidak seperti 2G. Sedangkan 4G akan lebih besar lagi dari itu. Apalagi dengan 5G, dampak teknologi ini akan besar karena 5G tidak hanya untuk
mobile
atau
smartphone
tapi menghubungkan semua perangkat dalam ekosistem internet of things ," kata dia.


Saat 5G diimplementasi, semua hal akan bisa terhubung satu sama lain. Mulai dari mobil, kulkas, televisi dan perangkat yang ada di dunia.

Ericsson meyakini, di masa depan, semua hal bisa terhubung bahkan secara virtual. Bahkan dalam data Ericsson, pada 2020 nanti akan ada 50 miliar perangkat yang terhubung. 5G akan menjadi pemicu terbesar dari koneksi itu.


Kebanyakan ahli teknologi telekomunikasi berharap teknologi 5G bisa mulai dioperasikan pada 2020 nanti, tepat saat Olimpiade Tokyo. Ini juga yang digadang-gadang akan menjadi basis tren 'internet of things'.