Pertamina akan Pecat Para Pembocor Kasus Petral

Pengumuman Direksi Pertamina oleh Menteri BUMN
Sumber :
  • VIVAnews/Ikhwan Yanuar
VIVA.co.id - PT Pertamina (Persero) tak memungkiri ada pihak internal yang menjadi "pembocor" dalam kasus Pertamina Energy Trading Limited (Petral). Perusahaan pelat merah ini tak segan-segan untuk memecat mereka yang terlibat.

"Di sana (dalam hasil audit forensik Petral) memang di-mention orang yang di dalam Pertamina yang melakukan komunikasi," kata Direktur Utama Pertamina, Dwi Soetjipto, di Lapangan Banteng, Jakarta, Senin, 16 November 2015.

Dwi mengatakan, pihaknya masih mendalami keterlibatan pihak-pihak internal. Sayangnya, tak disebutkan berapa jumlah pembocor yang disebutkan dalam hasil audit forensik Petral.

"Apakah dia pembocor atau apa, yang penting mereka melakukan komunikasi dan ini yang harus kami dalami. Selama ini, menurut laporan auditor, mereka masih belum kooperatif," kata dia.

Dwi pun tak memungkiri internal Pertamina yang membocorkan informasi, seperti pengadaan bahan bakar minyak (BBM), termasuk pelanggaran berat. 

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) energi ini akan memecat para pembocor informasi itu.

"Sesuai peraturannya memang harus diberhentikan," kata dia.

Selain itu, mantan direktur utama PT Semen Indonesia (Persero) ini juga tidak akan mencoret perusahaan migas asing (national oil company/NOC) yang terlibat dalam kasus Petral dari daftar pemasok Pertamina.

"Ya, misalnya ke arah sana. Tapi, kami pelajari dan kami sedang konsultasi ke pihak legal. Jangan sampai kami mengambil keputusan yang kemudian menghadapi masalah. Itu yang tidak kami inginkan dan yang utama bagaimana hal-hal di masa lalu tidak terjadi lagi," kata dia.