Semua Bahasa Daerah Terancam Punah

Kepala Pusat Pengembangan dan Perlindungan Bahasa (P2B) Kemendikbud, Sugiyono
Sumber :
  • Dok. P2B Kemendikbud

Oleh karena itu, selain muatan lokal, kami juga memilih jalur komunitas. Membuat kondisi supaya orangtua berbicara menggunakan bahasa daerah dengan anak-anak di rumah. Karena, bahasa daerah itu penggunaannya itu di rumah. Dengan demikian kami bisa membuat masyarakat kembali menggunakan bahasa daerah dalam kehidupan sehari-hari.

Caranya?

Itu kegiatannya ada tiga macam. Pertama, transmit. Transmit itu pemindahan kemahiran berbahasa, itu orangtua ke anak-anaknya. Kita mengondisikan agar orangtua mengajari anak-anaknya sendiri. Lalu, tahap kedua festival. Anak-anak yang sudah diajari orangtuanya, kemudian dipertemukan, biar dia itu ngobrol dengan orangtuanya, dengan temannya, dengan adiknya. Ketiga fasilitasi agar mereka melakukan hal itu terus-menerus, bukan sekali datang lalu selesai. Itu yang kita lakukan dua tahun belakangan ini. (art)