Cara Jaga Kondisi Finansial Saat Terkena Bencana

Ilustrasi gempa
Sumber :
  • Pixabay
VIVA.co.id - Indonesia kerap ditimpa bencana. Bencana banjir, gempa bumi, gunung meletus, hutan kebakaran. Karena itu, Anda harus cerdas dalam mengatur keuangan untuk mengantisipasi bencana yang sering terjadi ini, sebab kita tidak tahu kapan bencana akan datang.

Dari sisi finansial, bencana alam juga akan berimbas secara signifikan terhadap kondisi keuangan. Badan Pusat Statistik (BPS) mengatakan bahwa inflasi ketika bencana alam terjadi menanjak hingga level 1,07 persen. 

Agar tidak terjebak masalah keuangan akibat bencana alam, berikut kami berikan tips untuk mengatasi masalah keuangan yang ditimbulkan dari bencana alam:

1. Persiapkan dana darurat

Dana darurat wajib dimiliki oleh siapapun. Sebab dana darurat ini berguna untuk menolong Anda ketika mengalami bencana atau musibah. Ketika dalam kondisi yang normal dan tidak ada risiko terkena bencana alam, maka usahakan untuk menabung lebih banyak agar dana darurat yang tersimpan juga lebih banyak. 

Bagaimana jika porsi dana darurat untuk keluarga dengan risiko bencana yang cukup besar? Apapun itu, yang pasti porsi dana darurat seharusnya tidak boleh berbeda. Tapi, Anda juga bisa berkaca dari seberapa besar pengeluaran akibat bencana alam.

Contohnya, jika biaya untuk mengungsi atau pindah ke luar kota, Anda memerlukan budget untuk keperluan logistik ketika berada dalam kondisi mengungsi, biaya perbaikan untuk rumah pasca-banjir, dan lain sebagainya. Dana darurat itu merupakan bagian dari proteksi keuangan Anda layaknya asuransi.

2. Mulai gunakan asuransi kesehatan

Mulai sekarang, jika Anda belum memiliki asuransi kesehatan, maka mendaftarlah. Jangan ditunda lagi, ingat dengan berbagai bencana alam yang bisa menularkan berbagai macam penyakit, kesehatan tentu akan jadi terganggu. 

Asuransi kesehatan ini penting bagi Anda untuk memproteksi biaya kesehatan. Selain asuransi kesehatan, Anda juga harus mempersiapkan dana kesehatan untuk mengantisipasi biaya rawat jalan.

Baca juga: Biaya Balik Nama Mobil dan Cara Mengurusnya

3. Susun jalan keluar

Sehebat apa pun Anda dalam menyiapkan keuangan untuk menghadapi risiko bencana alam, masih akan terasa tidak sepadan dengan berbagai kerugian yang harus Anda akibat bencana alam itu.