NASA Buka Lowongan Jadi Astronot untuk ke Mars

Printer 3D Nasa untuk ISS
Sumber :
  • Nasa.gov

VIVA.co.id - Badan luar angkasa Amerika, NASA, membuka peluang bagi siapa saja yang ingin berkarier menjadi astronot di lembaga itu. Penerimaan aplikasi sudah dibuka di web resmi NASA sampai 18 Februari.

Dalam pengumumannya, NASA menyebutkan jika astronot masa depan mereka akan memiliki kesempatan untuk berdiam di stasius luar angkasa (ISS).

Beberapa dari mereka juga akan mendapat kesempatan duduk di kapsul Orion untuk menuju ke Mars, dan menjadi astronot yang terbang dengan dua kapsul komersial.

Sayangnya, syarat khusus untuk menjadi astronot NASA haruslah mereka yang memiliki kewarganegaraan Amerika. Calon peserta juga harus lulusan universitas jurusan sains, matemarika, atau teknik.

Yang lebih sulit lagi, calon pendaftar harus memiliki pengalaman profesional dalam penerbangan, atau minimal pernah terbang 1.000 jam dengan jet.

"Untuk uji coba fisik, calon pendaftar harus lolos uji terbang yang dilakukan NASA selama berpuluh-puluh jam. Sebagian calon peserta mungkin akan terkejut melakukan uji fisik ini dan mau tidak mau harus menjalaninya," ujar Brian Kelly, Direktur Operasional Penerbangan dari Johnson Space Center, seperti dikutip dari Daily Mail, Selasa, 15 Desember 2015.

Peserta yang terpilih nantinya harus mau berpindah tempat tinggal ke Houston, Texas. Mereka akan mendapatkan gaji sebesar US$66.000 sampai US$145.000 per tahun, atau sekitar Rp792 juta sampai Rp1,74 miliar.

Saat ini NASA memang sangat krisis astronot. Setelah pemerintah menghentikan segala bentuk program luar angkasa pada 2011, kendaraan luar angkasa pun pensiun digunakan dan hanya tersisa 47 astronot. Sebelumnya, pada 2000 mereka sempat memiliki sekitar 149 astronot.

Kompetisi calon astronot ini sepertinya akan sangat ramai dan ketat. Pengalaman di 2013, saat rekrutmen terakhir, ada lebih dari 6.000 orang yang mendaftar. Dari jumlah ribuan, hanya delapan yang terpilih. (ase)