Riset: Anak Muda Dorong Maraknya Jamuan Makan Resmi

Fine dining
Sumber :
  • Pixabay

Sementara, ungkapnya, hasil survei itu menunjukkan bahwa sebagian masyarakat telah bergeser dari pusat jajanan dan lebih memilih restoran.

Menurutnya, generasi muda masih memperhitungkan biaya yang dikeluarkan, sehingga mereka melakukan pendekatan yang praktis dan cerdas dengan cara mencari potongan harga serta berbagai penawaran menarik lainnya.

"Anak muda juga masih mengandalkan rekomendasi dari mulut ke mulut (word of mouth), dibandingkan dengan ulasan online mengenai tempat makan. Dengan kondisi perekonomian Asia yang terus bertumbuh, serta teknologi dan media sosial merevolusi pengalaman kuliner, orang-orang akan semakin membutuhkan pengalaman kuliner yang berkualitas,” kata Schneider.