US-ASEAN Summit, Jokowi Dorong Digitalisasi Usaha Kecil

Presiden RI Jokowi dan Presiden ke-44 Amerika Serikat Barack Obama.
Sumber :
  • Dokumentasi Biro Pers Istana.
VIVA.co.id - Presiden Indonesia, Joko Widodo mengatakan US-ASEAN Summit merupakan kesempatan baik guna memperkokoh hubungan ASEAN-Amerika Serikat terutama di bidang ekonomi.‎ Hal ini disampaikannya pada US-ASEAN Summit sesi reatreat I yang dilaksanakan di Interactive Gallery, Sunnylands Center & Gardens, California, AS.

Pada sesi yang mengusung tema ‘Promoting an Innovative, Entrepreneurial ASEAN Economic Community’ ini, Jokowi menekankan dua prioritas yang perlu mendapatkan perhatian ASEAN dan AS yakni kerjasama Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) serta teknologi dan ekonomi digital.

"UMKM yang memiliki daya tahan tinggi mampu menopang perekonomian negara, bahkan saat terjadi krisis global," kata Jokowi dilansir  dari keterangan pers yang diterima VIVA.co.id, Selasa, 16 Febuari 2016.

Namun, menurut Jokowi, UMKM kerap menghadapi tantangan, terutama dalam hal peningkatan kapasitas, akses modal dan pendanaan alternatif, akses teknologi, akses pasar global, serta integrasi mata rantai regional dan global.

Oleh karenanya, kata Jokowi, Indonesia perlu kerjasama ASEAN dan AS untuk memastikan adanya dukungan yang berkelanjutan bagi pengembangan dan ketahanan UMKM. Khususnya dalam hal akses pasar dan alih pengetahuan dari perusahaan besar kepada UMKM.

"Mengenai aspek teknologi dan ekonomi digital, kedua hal itu adalah keniscayaan. Setiap pemerintah harus memastikan bahwa era ini membawa manfaat bagi rakyat, khususnya UMKM. Dan harus mendapat akses terhadap teknologi dan ekonomi digital,” kata mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Indonesia, menurut Jokowi, memiliki visi untuk menjadikan Indonesia sebagai digital ekonomi terbesar pada tahun 2020. Oleh karenanya, Indonesia sangat mendukung kerjasama ASEAN-AS di bidang teknologi informatika, khususnya pemanfaatan ekonomi digital untuk umum.

"Saya percaya kerja sama ini dapat mempersempit gap pembangunan di antara negara ASEAN," ucap dia.