Pasar Saham Asia Ditutup Bervariasi

Bursa Jepang.
Sumber :
  • CNBC

VIVA.co.id - Bursa saham China memimpin pasar pada sesi penutupan perdagangan Senin, 21 Maret 2016 yang ditutup bervariasi. 

 
Dilansir dari CNBC, Senin, pengamat memprediksi sepekan ini pasar akan tenang, karena tidak adanya pengumuman mengenai data ekonomi China dan Amerika Serikat (AS). Selain itu, banyak pasar yang akan tutup karena Jumat Agung. 
 
Pasar saham China ditutup naik dengan indeks komposit Shanghai berakhir menguat 64,97 poin, atau 2,20 persen menjadi 3.020,12. Sementara itu, indeks komposit Shenzhen terangkat 49,16 poin, atau 2,67 persen ke level 1.886,37. 
 
Dari bursa Korea, indeks saham Kospi ditutup lebih rendah 2,36 poin, atau 0,12 persen menjadi 1.989,76. Indeks Hang Seng di bursa Hong Kong “menghapus” keuntungan di sesi pagi dan ditutup datar ke posisi 20.684,15.
 
Indeks ASX 200 ditutup turun 16,55 poin, atau 0,32 persen menjadi 5.166,56, akibat kerugian di sektor energi dan keuangan. Di Jepang, indeks saham Nikkei 225 ditutup naik lebih dari sembilan persen.
 
"China Securities Finance Corporation melonggarkan pengawasan atas pinjaman pada Jumat dan pasar China telah ‘membalasnya’ dengan memberi kenaikan di pasar saham," kata Angus Nicholson, analis pasar dari IG spreadbetter.
 
Harga saham-saham penambang besar di Australia ditutup bervariasi, dengan saham Rio Tinto turun 0,11 persen dan BHP Billiton naik 0,39 persen.