Anda Masuk Tipe Mana? Entrepreneur atau Pedagang Biasa

Jadi entrepreneur itu seru!
Sumber :
  • U-Report

VIVA.co.id – Saat ini menjamur usaha ataupun bisnis yang dilakukan oleh masyarakat. Ada kalanya mereka yang bergelut di bisnis disebut entrepreneur

Direktur Ciputra Incubator and Accelerator Office of Internal Relations, Ivan A. Sandjaja menjelaskan perbedaan seorang entrepreneur dengan pedagang biasa.

"Entrepreneur adalah orang yang memiliki inovasi. Dia boleh bekerja di pemerintahan. Tapi, dia bisa dikatakan entrepreneur karena memiliki pola pikir inovatif dan menjadi habit," kata Ivan dalam diskusi bertajuk “Young Entrepreneur-Start UP, Opportunity and Challenge” di Citra Towers, Jakarta, Kamis 31 Maret 2016.

Ia melanjutkan, sebaliknya ada orang yang memiliki bisnis, tapi bukan seorang entrepreneur. Sebab, bisnisnya tak berkembang. Misalnya, hingga lima sampai sepuluh tahun menjalankan bisnis, pebisnis yang bersangkutan tetap menjalankan bisnis seorang diri.

"Kalau entrepreneur mungkin awalnya bekerja sendiri. Tapi, dia akan melakukan inovasi terus menerus, sehingga bisnisnya bisa tumbuh dan berkembang. Awalnya mungkin dia bekerja sendiri, tapi dalam kurun dua hingga tiga tahun karyawannya bisa bertambah sepuluh hingga dua puluh. Tanpa terasa jadi 100 orang," kata Ivan. 

Menurut dia, seseorang bisa disebut entrepreneur berdasarkan pola pikirnya. Para entrepreneur muda ini biasanya tak menggantungkan diri pada pekerjaan dengan pola kantor. Bahkan, mereka dianggap bisa menciptakan lapangan pekerjaan untuk mereka.

"Zaman dulu gabung dengan pemerintah adalah pekerjaan paling save. Tapi, sekarang sudah bisa dipecat juga. Kalau tidak bisa jadi PNS atau tidak bisa temukan pekerjaan yang sesuai dengan yang mereka inginkan, biasanya mereka memulai bisnis," kata Ivan.