Ular Terpanjang di Dunia Mati Usai Ditangkap

Ular piton terpanjang ditemukan di Malaysia
Sumber :
  • Tangkapan layar Skynews

VIVA.co.id - Ular piton berukuran panjang 8 meter yang ditangkap di wilayah Malaysia pekan lalu akhirnya mati. Ular yang memecahkan rekor ukuran terpanjang itu mati tiga hari setelah ditangkap di sebuah lokasi konstruksi di Negeri Jiran.

Ukuran panjang piton di Malaysia itu telah memecahkan rekor ular piaraan terpanjang bernama Medusa, yang ukurannya mencapai 7,67 meter. Medusa yang merupakan jenis ular Phyton reticulatus itu ditemukan di Kansas City, Missouri, AS dan telah tercatat di museum rekor Guiness World Record.

Mengutip Live Science, Selasa 12 April 2016, awalnya pada 7 April, pekerja konstruksi di sekitar lokasi Paya Terubong, distrik di Pulau Penang, melihat ular piton besar tersebut. Kemudian, pekerja konstruksi langsung memanggil layanan darurat untuk mengevakuasi ular tersebut.

Proses evakuasi ular yang berbobor 250 kilogram itu butuh waktu 30 menit. Namun, tiga hari setelah ditangkap, ular tersebut diketahui mati. Menurut laporan The Guardian, spekulasi yang kuat menunjukkan ular tersebut mati setelah mengeluarkan telur.

Matinya ular piton itu mengundang perhatian dari Stephen Secor, profesor Departemen Ilmu Biologi Universitas Alabama, AS. Secor yang tidak terlibat dalam evakuasi tersebut mengatakan ular bisa tumbuh lebih besar.

Secor mengatakan, soal kematian ular piton itu bisa ada beberapa spekulasi. Ular piton itu mati, kemungkinan bisa karena satu telur masih bersarang di tubuh saat ditangkap. Seekor ular setidaknya sekali bertelur bisa mengeluarkan puluhan telur.

Ular diketahui punya dua saluran telur. Namun, telur yang bersarang bisa memblokir telur lain yang belum dikeluarkan. Penyumbatan ini bisa menyebabkan kematian pada ular tersebut. Namun, Secor mengatakan, bisa juga dalam kasus tertentu, telur yang bersarang bisa kembali diserap ke dalam tubuh.

Spekulasi lain, kata Secor, yaitu ular piton itu baru bertelur ketika sudah mati. Kemungkinan lain, ular tersebut trauma dengan penangkapan yang berujung pada kematian.

Guna memastikan penyebab matinya ular tersebut, Secor mengatakan, kuncinya pada nekropsi atau autopsi pada hewan. Pakar hewan nantinya bisa melihat bagian dalam ular tersebut untuk menjernihkan spekulasi.