Petani Diminta Manfaatkan Aplikasi Bawang Merah Brebes

Patroli Jaga Bawang Merah
Sumber :
  • Antara/Syaiful Arif

VIVA.co.id – Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong meminta petani dan pedagang memanfaatkan sistem informasi bawang merah Brebes (SI BMB). 

SI BMB ini menyajikan berbagai informasi seperti harga, stok, dan distribusi bawang merah yang ada di Brebes. 

"Sistem aplikasi online yang dikembangkan oleh Kementerian Perdagangan ini dapat membantu ekonomi rakyat di era ekonomi digital. Saya berharap, para petani dan pedagang dapat memanfaatkan aplikasi online ini,” kata Lembong, dalam keterangan tertulis, Rabu 13 April 2016. 
 
Lembong menjelaskan, Brebes merupakan salah satu sentra produksi bawang merah nasional. Sistem ini secara spesifik diperuntukkan bagi wilayah Kabupaten Brebes guna memantau komoditas bawang merah. 

"Sistem ini juga memantau pelaporan rencana tanam dan realisasi panen bawang merah di 11 kecamatan di Brebes, serta pasokan harian bawang merah asal Brebes di 10 pasar utama di tingkat nasional," paparnya. 

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kemendag, Srie Agustina, menuturkan sistem tersebut sangat bermanfaat bagi para petani dan pedagang. 

“Para petani dan pedagang juga dapat mengakses informasi harga di 10 pasar induk utama yang menjual bawang merah. Dengan demikian, dapat diketahui dengan pasti harga yang pantas dijual ke pasar,” katanya. 

Kesepuluh pasar induk tersebut, yakni Pasar Caringin, Bandung; Pasar Induk Cibitung, Bekasi; Pasar Induk Tanah Tinggi, Tangerang Selatan; Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur; Pasar Johar, Semarang; Pasar Lima, Banjarmasin; Pasar Jakabaring, Palembang; Pasar Pembangunan, Pangkal Pinang; Pasar Metro, Bandar Lampung; serta Pasar Besar, Palangkaraya.

Menurut Srie, sampai saat ini SI BMB telah diakses rata-rata sebanyak 50 orang per hari atau sebanyak 700 orang petani dan pedagang perantara. 
Dia menuturkan, Kemendag akan terus memperluas penggunaan dan penerapan sistem ini ke depannya. 

“Selain di Brebes, saat ini Kemendag tengah mengembangkan sistem ini untuk Kabupaten Probolinggo,” jelas Srie.

Menurutnya, data diterima dan diolah dari sejumlah pihak, seperti Dinas Perdagangan dan Dinas Pertanian Brebes, Asosiasi Bawang Merah Indonesia, serta Pengelola Pasar. 

Sistem pemantauan dilakukan secara harian melalui dua metode. Pertama, melalui aplikasi mobile atau sms request dengan mengirimkan SMS ke nomor 0821-1288-7476. 
 
Ketik SMS dengan format:
KRAMATJATI#13-04-2016
TANAH TINGGI#13-04-2016
CIBITUNG#13-04-2016
CARINGIN#13-04-2016
JOHAR#13-04-2016