Isu Pembangunan Berkelanjutan Perlukan Peran Parpol

Anggota DPR dari Partai Demokrat Nurhayati Ali Assegaf.
Sumber :

VIVA.co.id – Dalam rangka penguatan peran parlemen dalam pelaksanaan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR-RI melakukan kunjungan kerja ke Norwegia.

Kunjungan ini bertujuan untuk memperdalam peran parlemen di dalam tahap implementasi Sustainable Development Goals (SDGs) yang telah disepakati pada bulan September 2015 yang lalu dan indicator tujuan disepakati pada bulan Maret 2016 lalu.  

Kunjungan kali ini juga memiliki fokus untuk memperdalam bagaimana parlemen dapat berkontribusi lebih banyak dalam tahap implementasi SDGs terutama di dalam dimensi pembangunan ekonomi hijau.

“Norwegia yang merupakan salah satu negara terdepan dalam memajukan isu-isu pembangunan berkelanjutan, terutama di dalam permasalahan lingkungan. Hubungan antara Indonesia dan Norwegia yang sudah terjalin sejak lama sudah berevolusi dari perdagangan menjadi partner yang membangun kerjasama yang mutual. Hal tersebut dapat dilihat dari banyaknya kerjasama di bidang lingkungan seperti REDD+ (Reducing Emission from Degradation and Deforestation) and juga kerjasama maritim di bidang IUU (Illegal, Unreported and Unregulated) fishing,” ujar Ketua Panitia Kerja SDGs, Nurhayati Ali Assegaff .

Delegasi BKSAP DPR RI dipimpin oleh Nurhayati Ali Assegaff (F-PD) dengan anggota delegasi  Sarwo Budi Wiryanti Sukamdani (FPDIP), Irine Yusiana Roba Putri (F-PDIP), Siti Hediati Soeharto (F-PG),  Muhammad Syarifudin (F-PAN), Sofwatillah Mohzaib (P Demokrat), Siti Masrifah (F-PKB), Kartika Yudhisti (F-PPP), Andi Iwan Darmawan Aras (F-Gerindra, Hamdhani (F-Nasdem),dan Arief Suditomo (F-Hanura)

Dalam pertemuan dengan parlemen Norwegia (Stortinget), anggota Panja SDGs berkesempatan diskusi mengenai keterlibatan parlemen di dalam isu-isu pembangunan berkelanjutan dengan Ketua Parlemen, Mr. Olemnic Thomessen. Perlu diketahui bahwa seluruh partai politik yang ada di Norwegia akan menghadapi pemilihan umum dan sedang menyusun program kerja, diantaranya isu-isu pembangunan berkelanjutan secara nasional dan daerah diangkat.

Partai-partai politik di  Norwegia juga secara kolektif sering menginisiasi debat dan mengadakan workshop mengenai pembangunan berkelanjutan di daerah pilihan.

“Proses untuk memperkenalkan SDGs kepada publik seharusnya dimulai dari perubahan paradigma partai politik itu sendiri. Sudah selayaknya parlemen dan seluruh jajaran di partai politik mengerti tentang permasalahan pembangunan berkelanjutan,” ujar Mr.Olemnic Thomessen.

Ketua parlemen Norwegia juga terkesan dengan keberadaan Panja SDGs yang sudah berperan aktif di dalam mendorong pembentukan Komite Bersama dan memberikan rekomendasi tahunan kepada pemerintah dan DPR RI mengenai langkah-langkah yang dapat diambil bersama-sama untuk menyukseskan SDGs.

Dalam kesempatan ini, Ketua Panja juga mengundang Ketua Parlemen, Mr.Olemic Thomessen untuk hadir ke World Parliamentary Forum on Sustainable Development yang akan diadakan pada bulan September 2016 mendatang di Nusa Dua, Bali. (www.dpr.go.id)