PP Properti Tetap Incar Masyarakat Penghasilan Rendah

Pembangunan Perumahan
Sumber :
  • Romys Binekasri / VIVA.co.id

VIVA.co.id –  Perusahaan properti pelat merah PT PP Properti Tbk (PPRO) menyatakan akan menyasar pasar kelas masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Hal itu sebagai kontribusi PP Properti yang sejalan dengan program satu juta rumah  pemerintah untuk mengatasi backlog atau kebutuhan masyarakat akan perumahan.

Direktur Utama PP Properti, Taufik Hidayat menuturkan, di akhir tahun 2015, PP Properti telah menjual sebanyak 5.835 unit hunian. Pihaknya menargetkan, sampai tahun 2019 akan mencapai 11.660.

"Dalam sekian tahun sampai 2019 angka ini akan 2 kali lipat dari unit dari sekarang. Artinya dalam kaitan program pemerintah PP Properti berkontribusi baik untuk MBR maupun non MBR," kata dia saat ditemui di Jakarta, Rabu, 1 Juni 2016.

Taufik mengatakan, dengan menyasar pasar kelas masyarakat berpenghasilan rendah di mana umumnya masyarakat menengah dan masyarakat menengah ke bawah, PP Properti memasang target marketing sales sebesar Rp2,5 triliun akhir tahun 2016.

"Untuk yang MBR ada di Gunung Puteri, Permata Surabaya, yang baru di Jababeka, Cikarang. Sedangkan yang non MBR ada di Kalimalang, Surabaya, Semarang," tuturnya.

Taufik mengaku stimulus yang dikeluarkan pemerintah seperti kelonggaran LTV, beberapa regulasi yang dirampungkan sehingga memberi kemudahan bagi bisnis perseroan, bahkan pengadaan hunian bagi pegawai negeri sipil (PNS) memberikan angin segar bagi bisnis perseroan.

"Itu semua merupakan vitamin yah, Makanya menyasar menengah dan menengah bawah karena peluang ada di sana, backlognya besar. Jadi kami fokus ke sana."

(mus)