Jelang Lebaran, Jasa Pengiriman Tak Bisa Janji Tepat Waktu

Pengiriman motor menggunakan jalur kereta api.
Sumber :
  • VIVAnews/Tri Saputro

VIVA.co.id – Menjelang Lebaran, pengiriman di sejumlah tempat meningkat dari hari biasanya. Jasa pengiriman barang TIKI akan mengalami overload selama lima hari, yakni pada 4-8 Juni 2016 mendatang.

Namun dari data TIKaI Cabang Jakarta Selatan, dapat dipastikan hingga 2 Juli 2016, semua pengiriman yang telah terdata dan di proses, akan sampai tepat pada waktunya.

"Sekarang sih pengiriman reguler masih normal dan terjadwal sampai tanggal 2 (Juli), tanggal 4-8 ONS (On The Night Service) sudah enggak janji sampainya tanggal berapa," ujar Riki, salah satu petugas, di Jalan Wolter Monginsidi, Jakarta Selatan, Rabu, 29 Juni 2016.

Menurut Riki, peningkatan jumlah pengiriman barang selama bulan Ramadan, khususnya jelang Hari Raya Idul Fitri meningkat sebanyak 50% dari hari-hari biasanya. "Ramai banget lah, sampai dua kali lipat ini," katanya.

Hal serupa juga disampaikan petugas jasa pengiriman barang JNE. Menurut data pengiriman yang dimiliki, peningkatan yang mereka alami sebanyak 30 persen-50 persen hingga lebaran.

"Ya disampaikan dari atasan beberapa hari lalu, kita sih sudah overload," kata Yani, di JNE Cabang, Jalan Jenderal Sudirman.

Bahkan pengiriman ekspres yang dijamin satu hari sampai, pada saat overload, kemungkinan akan sampai dalam kurun waktu 2-3 hari.

"Kita diminta sampaikan ke pelanggan kalau sekarang enggak bisa janji sampai tepat waktu, meksipun paket YES (Yakin Esok Sampai)," katanya.

Hal ini terjadi setiap tahunnya saat jelang Lebaran, namun angka peningkatannya tidak selalu sama. JNE meminta para pengirim mengerti atas keterlambatan.

"Untuk pelanggan harus mengerti, kita juga orang gudang kewalahan, mohon maaf atas keterlambatannya," ujar Yani.

Meskipun begitu, JNE dan TIKI akan tetap buka selama 24 jam di kantor pusat dan cabang-cabang tertentu hingga Lebaran. Namun operasionalnya akan berjalan normal setelah masa overload berakhir.