Mudik ke Cilacap, Intip Sembilan Wisata Alam Ini

Benteng Karang Bolong
Sumber :
  • VIVA.co.id/ Dwi Royanto /Semarang

Di sini juga terdapat Benteng Karang Bolong dan Benteng Pendem. Sementara itu, untuk pantai, ada Pantai Karang Pandan yang eksotis dan masih terlihat asri serta alami.

Benteng Pendem

Benteng Pendem merupakan wisata sejarah yang sayang untuk dilewatkan jika berada di Cilacap. Benteng yang berada di atas tanah 6,5 hektare ini masih berdiri kokoh sebagai saksi sejarah, kekuasaan Belanda di Indonesia dulu. Benteng Pendem dalam Bahasa Belanda disebut ‘Kusbatterij Op De Lantong Te Tjilatjap’ ini terletak sekitar 0,5 kilometer dari Pantai Teluk Penyu.

Benteng ini dibangun pemerintah Belanda pada kisaran tahun 1861-1879. Setelah zaman penjajahan Belanda berakhir, benteng pun dimanfaatkan tentara Jepang sebagai markas. Kemudian, setelah Jepang pergi, benteng ini juga sempat dijadikan markas TNI dan sempat dimanfaatkan sebagai markas untuk latihan pasukan Kopassus yang terkenal itu.

Sekarang, bangunan Benteng Pendem ini masih kokoh berdiri dikelilingi parit. Di dalam Benteng Pendem terdapat 60 kamar atau barak, benteng pengintai, gudang senjata, terowongan, ruang penjara, ruang rapat, ruang amunisi, ruang tembak, dan 13 tempat-tempat penting untuk pertahanan yang dikelilingi oleh pagar dan parit. Seluruhnya tertimbun tanah sedalam 1-3 meter.

Konon, di Benteng Pendem ini terdapat terowongan yang menembus sampai Samudera Hindia. Terowongan ini dapat digunakan prajurit untuk meloloskan diri jika situasi terdesak.

Benteng Karang Bolong

Benteng Karang Bolong ini memiliki luas sekitar 6.000 meter persegi dan memiliki empat lantai. Dua lantai berada di atas permukaan tanah, sedangkan dua lantai di bawahnya berada di bawah tanah. Penampakan Benteng Karang Bolong ini terkesan sangat angker, tetapi kemegahannya juga masih jelas terlihat, dengan tiga benteng utama, di mana salah satunya adalah benteng bertingkat tiga yang memiliki ruang rapat besar.

Ketika memasuki benteng, Anda akan mendapati meriam Belanda yang masih utuh, karena dulu benteng ini difungsikan sebagai benteng pertahanan untuk menyerang kapal-kapal musuh yang berada di laut. Selain meriam, di dalam benteng juga terdapat ruang penyiksaan, ruang penjara, ruang senjata, ruang prajurit , dan ruang logistik. Benteng satu ini juga memiliki lubang-lubang yang berfungsi untuk mengintai musuh.