Mudik Lewat Magelang? Intip 10 Destinasi Wisatanya

Punthuk Setumbu, Magelang.
Sumber :
  • VIVAnews/Fajar Sodiq

VIVA.co.id – Menteri Pariwisata Indonesia Arief Yahya sering menyebut Borobudur sebagai Mahakarya Budaya Dunia atau World Cultural Masterpiece. Sebagai ikon destinasi prioritas di Jawa Tengah dan DI Yogyakarta, kompleks candi terbesar di dunia dan sudah menjadi bangunan warisan budaya yang tercatat UNESCO itu diproyeksikan mendatangkan 2 juta wisatawan mancanegara.

“Atraksi berupa peninggalan budaya ini sudah berkelas dunia. Tidak ada yang lebih hebat dari Borobudur, tetapi ekosistem pariwisatanya harus dibangun,” kata Arief, dalam rilis yang diterima VIVA.co.id dari Kementerian Pariwisata RI, Senin, 4 Juli 2016.

Karena itu, Arief rajin mempromosikan Borobudur ke mancanegara. Termasuk bus city tour di Paris, yang saat ini terus berputar-putar di Prancis itu salah satunya menggunakan desain Borobudur.

Kelak, tidak jauh dari kawasan Candi Borobudur akan dibangun amenitas melalui Badan Otoritas Pariwisata (BOP) yang prosesnya masih digodok di Kemenkomar.

Nah, selain Candi Borobudur, ada sejumlah destinasi wisata lain di Magelang yang tak kalah bagus dan sayang jika dilewatkan begitu saja. Berikut ini adalah 10 destinasi wisata yang patut dikunjungi di Magelang.

Candi Borobudur

Candi Borobudur merupakan tempat wisata kebanggaan Kabupaten Magelang. Bukan hanya menjadi menjadi candi terbesar di Indonesia, namun Borobudur juga mahakarya spektakuler yang sudah diakui UNESCO sebagai warisan budaya kelas dunia. Tidak salah, jika Kementerian Pariwisata menjadikan Borobudur sebagai salah satu dari 10 Destinasi Prioritas Indonesia.

Menurut sejarah Borobudur, kompleks candi ini dibangun sejak abad ke-14 Masehi. Bangunan candi itu terdiri dari 504 arca Budha dan dikelilingi 72 stupa yang di dalamnya terdapat patung Budha yang sedang duduk bersila. Karena kemegahan dan keunikannya, Borobudur layak dikunjungi selagi berada di Magelang.

Candi Mendut

Candi Mendut adalah sebuah candi bercorak Budha yang letaknya hanya tiga kilometer dari Candi Borobudur. Candi Mendut didirikan semasa pemerintahan Raja Indra dari Dinasti Syailendra sebelum berdirinya Candi Borobudur. Di dalam candi berbentuk segi empat tersebut, terdapat tiga arca setinggi tiga meter. Yang pertama adalah arca Dyani Buddha Cakyamuniatau Vairocana, kemudian ada arca Avalokitesvara, dan arca Bodhisatva Vajrapani.

Candi Pawon

Candi Pawon ini lokasinya berada di antara Candi Mendut dan Candi Borobudur, tepat berjarak 1.750 meter dari Candi Borobudur ke arah timur dan 1.150 meter dari Candi Mendut ke arah barat. Berbeda dengan candi-candi lain yang tertutup rapat, Candi Pawon memiliki lubang angin pada biliknya. Namun, Candi Pawon memiliki kemiripan corak ragam hias dengan Candi Mendut dan Candi Borobudur yang juga menggunakan perpaduan gaya bangunan Hindu Jawa kuno dan India.

Pada dinding Candi Pawon terdapat relief mahluk kayangan seperti kinara-kinari (burung berkepala manusia), relief pundi-pundi, relief pohon kalpataru atau pohon hayati, dan relief Bodhisattva.

Punthuk Setumbu

Punthuk Setumbu adalah sebuah bukit setinggi 400 meter di atas permukaan laut yang berada di sebelah barat daya Candi Borobudur, tepatnya di Dusun Kerahan, Desa Karangrejo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang. Lokasinya yang tinggi membuat tempat ini sangat cocok untuk menikmati pemandangan matahari terbit. Dari sini Anda juga bisa menikmati kemegahan Candi Borobudur dari kejauhan

Tempat ini mulai populer sejak muncul di film Ada Apa Dengan Cinta 2 dan dijadikan latar tempat dimana Rangga (Nicholas Saputra) dan Cinta (Dian Sastrowardoyo) menikmati pemandangan matahari terbit dikelilingi kabut bukit.

Nah, jangan sampai lupa untuk mampir ke Puthuk Setumbu saat berada di Magelang.

Ketep Pass

Bagi Anda yang tidak terbiasa naik gunung namun ingin menikmati keindahan pemandangan ala puncak gunung, Anda bisa datang ke Ketep Pass yang ada di Magelang. Lokasinya yang berada di ketinggian 1.200 meter di atas permukaan laut, membuat anda bisa dengan jelas menikmati kegagahan Gunung Merapi dan Gunung Merbabu dari kejauhan.

Di tempat ini juga terdapat vulcano theatre, atau bisa disebut bioskop mini yang memutar film-film dokumenter tentang aktivitas Gunung Merapi dari tahun ke tahun dan juga dokumentasi beberapa peristiwa letusan Gunung Merapi terdahsyat yang pernah terjadi.

Curug Silawe

Curug ini adalah salah satu tempat wisata alam di Magelang yang wajib Anda kunjungi. Curug Silawe terletak di kaki Gunug Sumbing, tepatnya di daerah Dusun Kopeng Kulon, Desa Sutopati, Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang.

Di bawah air terjun setinggi 60 meter ini terdapat sebuah kolam kecil yang terbentuk akibat hempasan air dari Curug Silawe. Karena tidak terlalu dalam, Anda bisa bermain air dengan nyaman di bawah air terjun tersebut.

Air Terjun Sekar Langit

Air Terjun Sekar Langit berada di kaki Gunung Telomoyo yang merupakan perbatasan antara Kabupaten Semarang, Kota Salatiga serta Magelang. Air terjun dengan ketinggian 25 meter ini dijamin akan membuat Anda merasa betah karena keindahan alam yang disuguhkannya.

Nah, air terjun ini juga sangat erat kaitannya dengan dongeng Jakatarub yang terkenal itu. Konon, di sinilah tempat mandi para bidadari dari khayangan yang kemudian salah satunya tak bisa kembali ke khayangan lantaran selendangnya dicuri oleh Jakatarub.

Grojogan Kedung Kayang

Grojogan Kedung Kayang merupakan air terjun setinggi 40 meter yang ada di lereng Gunung Merapi. Lokasinya berada di perbatasan antara dua kabupaten di Jawa Tengah, yaitu Desa Wonolelo, Kecamatan Sawangan, Magelang, dengan Desa Klakah, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali. Suguhan pemandangan bebatuan di sekitar air terjun ini akan membuat Anda merasa seakan berada di dunia lain.

Grenjengan Kembar

Air terjun yang satu ini lokasinya masih sangat tersembunyi, yakni tepat berada di kaki Gunung Merbabu. Keindahan alam yang indah dan suasana yang masih sepi lantaran masih belum banyak wisatawan yang berkunjung ke tempat ini, akan membuat Anda bisa menikmati ketenangan selama berada di sini.

Arung Jeram Kali Progo Atas

Nah, bagi anda penggila aktivitas yang menantang adrenalin, wajib hukumnya untuk merasakan sensasi arung jeram di Kali Progo Atas. Jeram-jeram yang ada di sungai ini masuk dalam kelas III dan kelas III+, yang bisa dibilang tidak terlalu menakutkan bagi para pemula.

Sambil menikmati derasnya air sungai, Anda bisa menikmati pemandangan dari atas perahu karet. Itu karena pemandangan yang ditawarkan Kali Progo Atas sangat sayang untuk dilewatkan.