Musim Mudik 2016, Pamor Premium Memudar

Direktur Pemasaran Pertamina Ahmad Bambang
Sumber :

VIVA.co.id – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said menyambangi Depo Pertamina Plumpang di Jakarta pada Minggu malam, 3 Juli 2016. Kedatangan Sudirman bertujuan memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) selama arus mudik dan balik Lebaran 2016 berjalan lancar.

Sudirman juga mengaku, kedatangan ini ke Pertamina Plumpang, juga untuk memberikan dukungan terhadap para pekerja Pertamina yang tetap bekerja meski dalam kondisi libur.

"Mudah-mudahan tidak ada laporan kelangkaan. Tidak ada kesulitan BBM, bahkan kemacetan yang kritis di Pejagaan dan Brebes itu skenario sudah disiapkan," kata Sudirman usai melakukan peninjauan, Minggu malam, 3 Juli 2016.

Strategi Pertamina guna meminimalisir kendala dalam pasokan BBM di SPBU yakni menyiapkannya dalam bentuk kemasan kaleng dan counter flow. Sudirman pun membantah bahwa penjualan BBM kemasan kaleng sengaja diutamakan selama Lebaran.

Sebaliknya, penjualan BBM kemasan kaleng hanya mem-back-up dan solusi di tengah kesulitan para pemudik saat hendak ke SPBU, karena antre.

Tak hanya itu, menurut Sudirman, mudik Lebaran kali ini tren pembelian BBM dengan kualitas lebih tinggi meningkat, seperti pertamax dan pertalite. Sedangkan untuk pamor premium justru menurun.

Hal senada juga diungkapkan Direktur Pemasaran PT Pertamina, Ahmad Bambang. Kata dia, penjualan pertalite H-4 mencapai 19.382 kilo liter atau naik 193 persen dari kondisi normal. Kenaikan paling tinggi terjadi di wilayah Jawa Tengah hingga 2,5 kali lipat dari kondisi normal.

Sementara itu, pertamax pun permintaannya cukup tinggi yakni mencapai 21.144 KL atau sebesar 188 persen. Angka ini hampir dua kali lipat dari kondisi normal.

"Semua bahan bakar kita sediakan, masyarakat yang memilih. Bahkan, beberapa daerah meminta premium dihilangin, tapi kami belum lakukan. Kali ini premium naik hanya sedikit 10 persen, tetapi dibandingkan tahun lalu jauh di bawah. Avtur naik 93 persen, elpiji naik 12 persen, memang tidak merata konsentrasi hanya di beberapa daerah," ujar Ahmad.

Lebih lanjut, dia menegaskan, untuk Lebaran saat ini stok pasokan BBM diprediksi rata-rata mencapai 20 hari ke depan.