489 Kepala Daerah Bersiasat Inflasi 2018 Harus 3,5 Persen

Ilustrasi grafik turun
Sumber :
  • sbnation.com

VIVA.co.id - Sebanyak 489 Kepala Daerah dijadwalkan menghadiri rapat koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah yang akan dihelat di Jakarta, dalam rangka menyusun peta jalan target pengendalian inflasi nasional sebesar 3,5 persen pada tahun 2018 mendatang.

Direktur Eksekutif Kebijakan Makro Ekonomi dan Moneter dari Bank Indonesia, Juda Agung, pada Rabu, 3 Agustus 2016, mengungkapkan penguatan sinergi ini bertujuan untuk mempererat koordinasi, yang selama ini telah dilakukan untuk menjaga laju inflasi nasional.

"Bagaimana mendorong sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan bank sentral dalam mengatasi masalah struktural infrastruktur pangan dan tata niaga pangan," ujar Juda di kantor BI Jakarta.

Sejauh ini, kata Juda, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, maupun bank sentral telah berjalan cukup baik. Tercermin dari terjaganya laju inflasi tahun lalu yang berada di angka 3,35 persen, inflasi tahun berjalan hingga saat ini yang mencapai 1,7 persen.

Juda mengatakan, bank sentral pada tahun ini memperkirakan tekanan inflasi akan terjadi saat periode La Nina, yang berpotensi menganggu arus distribusi barang dan produksi. Selain itu, peningkatan konsumsi jelang Natal dan libur panjang pun tetap diwaspadai oleh bank sentral.

Terlepas dari semua faktor-faktor tersebut, bank sentral tetap meyakini perkembangan Indeks Harga Konsumen pada tahun ini masih sesuai dengan target yang ditetapkan BI maupun pemerintah, tercermin dari laju inflasi pasca lebaran yang relatif rendah.

"Untuk seluruh tahun, IHK masih sesuai dengan target. Volatile food masih sedikit diatas lima persen," kata dia.

(ren)