Ekonomi RI Tumbuh 5,18 Persen di Kuartal II, Ini Sebabnya

Kepala BPS, Suryamin
Sumber :
  • VIVAnews/Ikhwan Yanuar

VIVA.co.id - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat angka pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang kuartal II 2016 lalu sebesar 5,18 persen. Sementara pertumbuhan ekonomi secara kuartal ke kuartal tercatat hanya sebesar 4,02 persen. 

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Suryamin, mengatakan bahwa angka pertumbuhan ekonomi kuartal II yang alami kenaikan ini dipengaruhi oleh peningkatan aktifitas ekonomi diberbagai sektor usaha.

Menurutnya, pemicu pertumbuhan ekonomi pada kuartal kedua tahun ini dipengaruhi oleh peristiwa yang cukup baik di dalam negeri. Di mana terjadi peningkatan harga minyak bumi dari US$30,20 per barel menjadi US$42,12 per barel secara kuartal ke kuartal. 

"Memang agak spesial kuartal II ini, q to q kita inflasi sebesar 0,44 persen dan jika dibandingkan Juni 2015 inflasi sebesar 3,42 persen,"  kata Suryamin kepada wartawan di kantornya, Jumat 5 Agustus 2016. 

Ia menambahkan bahwa faktor yang juga menaikkan pertumbuhan ekonomi tidak lain karena didukung oleh penurunan BI Rate menjadi 6,50 persen dari sebelumnya 6,75 persen. Penurunan ini disebut menjadi faktor tumbuhnya industri di Indonesia. 

Tak hanya itu, realisasi pertumbuhan atau peningkatan belanja pemerintah yang juga meningkat mencapai Rp474,28 triliun sementara tahun lalu realisasinya hanya Rp384,72 trilun. 

"Pendorong pertumbuhan ekonomi juga ditandai dengan peningkatan produksi pada industri manufaktur, peningkatan kunjungan Wisman (Wisatawan Mancanegara), dan membaiknya ekonomi mitra dagang internasional," kata dia.

(ren)