Indonesia Harus Menguasai Pasar ASEAN

Anggota Komisi VII DPR RI Satya Widya Yudha
Sumber :

Lukman Mahfoedz menegaskan optimismenya jika pada 2020 Indonesia akan mencapai 30 persen industri nasional dan itu akan memberikan konstribusi besar pada perekonomian negara. Tapi, faktanya mengkhawatirkan, meski perdagangan Indonesia-China mencapai USD45 miliar, tapi deficit USD14 miliar.

Oleh sebab itu kata Mahfoedz, harus ada perubahan yang terstruktur, terarah, dan terukur, dengan modal dasar sumber daya manusia (SDM), teknologi, inovasi, pembinaan pemeirntah untuk memasarkan produknya. Sehingga, mahalnya harga gas tidak dijadikan kambing hitam dalam persaiangan internasional.

“Menurunnya industri kita ini karena tidak ada keperpihakan kepada rakyat Indonesia. Apalagi dengan program listrik 35 GW yang sampai tahun 2025 Indonesia akan menjadi tujuan pasar dunia, karena memang tak ada pasar yang sebesar Indonesia. Maka aturan-aturan harus diimbangi dengan sistem pemasaran (market) yang handal. Kalau tidak, maka nasibnya akan seperti 200-an industri di Surabaya, yang kini tutup semua,” katanya.  (webtorial)